Kasus Omicron RI Didominasi WNI dari 4 Negara Ini - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Kasus Omicron RI Didominasi WNI dari 4 Negara Ini

01/Jan/2022 17:35
2 Alasan Distribusi Vaksin Covid-19 Belum Merata

Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi. (F: Lukas/ Biro Pers Sekretariat Presiden)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia saat ini menembus 136 orang. Jumlah tersebut mengalami penambahan kasus sebanyak 68, dari data sebelumnya 68 kasus.

Dilansir CNNIndonesia.com, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, penambahan kasus varian Omicron berasal dari pelaku perjalanan luar negeri.

“Semua kasus merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri, dengan asal negara kedatangan paling banyak dari Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat,” ujar  Nadia berdasarkan keterangan tertulis, Sabtu (01/01/2022).

Nadia pun mengimbau masyarakat untuk menahan diri tidak bepergian keluar negeri. Terutama ke negara-negara dengan transmisi penularan Omicron yang sangat tinggi, yakni Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat.

“Kita harus bekerja sama melindungi orang terdekat kita dari tertular Covid-19. Mari kita menahan diri,” ujar Nadia.

Sebagai informasi, penambahan sebanyak 68 kasus Omicron baru tersebut, 11 di antaranya merupakan warga negara asing (WNA). Sebanyak 29 kasus Omicron tidak memiliki gejala.

Baca Juga:  Pimpinan KPK Sebut Kepala Desa Korupsi Tak Usah Dipenjara

Sementara 29 kasus bergejala ringan, satu gejala sedang, dan sembilan tanpa keterangan.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, Omicron kemungkinan cepat menular. Oleh karenanya, Nadia menyebut ada kemungkinan terjadi penambahan kasus Omicron sangat cepat.

Meski demikian, jika diiringi dengan tingkat penggunaan tempat tidur rumah sakit atau ICU, maka peningkatan penambahan kasus akan lebih rendah dibandingkan dengan periode Delta.

Walaupun begitu, masyarakat tetap harus waspada karena situasi dapat berubah dengan cepat. Oleh karena itu upaya pencegahan dan pengendalian, serta upaya mitigasi lainnya harus tetap berjalan. (*)

Berita Sebelumnya

Waspada! Total Kasus Omicron RI Tembus 136, Tambah 68 Orang

Berita Selanjutnya

Kaleidoskop BP Batam 2021, KEK Diresmikan Hingga Infrastruktur Dikembangkan

Berita Selanjutnya
Kaleidoskop BP Batam 2021, KEK Diresmikan Hingga Infrastruktur Dikembangkan

Kaleidoskop BP Batam 2021, KEK Diresmikan Hingga Infrastruktur Dikembangkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com