Mahfud MD: Buzzer itu Hama, tapi Konsekuensi Demokrasi - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Mahfud MD: Buzzer itu Hama, tapi Konsekuensi Demokrasi

30/Sep/2021 16:10
Mahfud MD Sebut 92 Persen Calon Kepala Daerah Dibiayai Cukong

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD. (F: ANTARA)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengatakan bahwa kehadiran pendengung (buzzer) dalam sistem demokrasi di Indonesia tak bisa dihindari. Meski begitu, ia mengakui buzzer merupakan hama dari demokrasi.

“Pastilah itu kita melihat itu (buzzer) hama demokrasi. Konsekuensi dari demokrasi,” kata Mahfud MD dalam diskusi di Twitter Space bersama Didik Rachbini, Rabu, 29 September 2021.

Dilansir Tempo.co, Mahfud mengatakan pada masa ini, orang sebenarnya lebih bebas berbicara. Situasi demokrasi tak seperti di era Orde Baru, yang memungkinkan orang hilang jika bersuara terlalu lantang. Namun kebebasan ini membuat sejumlah orang mengorganisir diri dan menjadi buzzer.

Meski begitu, Mahfud mengaku sulit membedakan warga yang benar-benar bersuara dengan para buzzer. Ia mencontohkan orang-orang yang membela pemerintahan Presiden Joko Widodo atau terlalu berpandangan kanan, kerap disebut sebagai buzzer. Padahal, menurut dia, dibanding yang mendukung, suara yang memprotes kebijakan Jokowi lebih banyak bertebaran.

“Sehingga saya agak sulit mendefinisikan yang buzzer itu yang mana ya. Saya sendiri enggak tahu ya,” kata Mahfud.

Baca Juga:  Saksi Ahli: Kosmetik Impor Tanpa Izin dari BPOM Tak Boleh Diedarkan. Terdakwa Masih Belum Ditahan di Penjara

Mahfud pun mengklarifikasi isu bahwa Istana memelihara buzzer. Ia mengaku tak pernah mengetahui adanya buzzer yang dikoordinir oleh Istana.

“Saya sendiri kan ada di Istana. Katanya Istana memelihara buzzer. Saya enggak pernah lihat. Bagaimana memeliharanya itu? Wong saya juga tidak pernah melihat dan tidak tahu siapa itu yang mengorganisasikan,” kata dia.(*)

Berita Sebelumnya

Update Covid-19 Batam: Tinggal 31 Kasus Aktif

Berita Selanjutnya

Sosialisasikan Anugerah Jurnalistik Pertamina 2021, Taufikurachman Berharap Kepri Menang

Berita Selanjutnya
Sosialisasikan Anugerah Jurnalistik Pertamina 2021, Taufikurachman Berharap Kepri Menang

Sosialisasikan Anugerah Jurnalistik Pertamina 2021, Taufikurachman Berharap Kepri Menang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




@batamnow

iklan PLN
BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com