Pekan Pertama April, Emiten Asal Batam Berada di Zona Merah - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Pekan Pertama April, Emiten Asal Batam Berada di Zona Merah

08/Apr/2023 21:26
RUPSLB PT Sat Nusapersada Tbk Setujui Direksi Memperoleh Fasilitas Kredit Rp 577 Miliar

PT Sat Nusapersada. (F: ist)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Tiga emiten asal Batam yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) meraih hasil kurang menggembirakan di pekan pertama April 2023. Pasalnya, ketiga perusahaan tersebut sama-sama berada di zona merah.

Dari hasil pantauan BatamNow.com di lantai bursa, nampak PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) sepanjang awal April terus berkutat di zona merah. Pada penutupan perdagangan Kamis (06/04/2023), nilai saham PTSN turun satu poin menjadi Rp 196 per lembarnya. Padahal, pada pembukaan, April 2023 lalu, nilai sahamnya sempat mencapai Rp 199, namun terus merosot.

Sementara itu, emiten lainnya PT Puri Global Sukses Tbk (PURI), pada penutupan jelang libur long week-end, berada dalam kondisi yang sama, dengan nilai Rp 266 per lembarnya. Turun drastis dibanding pada 29 Maret 2023 lalu, di mana nilai sahamnya sempat meroket ke angka Rp 280. Saham PURI memiliki angka tertinggi di angka Rp 342 dan terendah Rp 220.

Hal serupa juga terjadi pada saham PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR). Nilai sahamnya mengalami stagnan di angka Rp 50 per lembarnya. Meski sempat melambung di awal-awal melantai, namun selanjutnya saham emiten properti ini cenderung tak ada pergerakan.

Baca Juga:  Lakukan IPO, WINR Perusahaan Ketiga di Batam yang Listing di BEI

Pengamat pasar modal Lucky Bayu Purnomo mengatakan, pasca liburan long week-end, peluang nilai-nilai saham naik itu ada. “Saat ini pergerakan nilai saham sedikit lesu. Salah satu faktornya adalah terjadi penurunan kinerja dari banyak perusahaan. Jadi kenaikan nilai saham pun harus diimbangi dengan penetrasi kinerja perusahaan,” ujarnya ketika dikonfirmasi di Jakarta, hari ini.

Lucky mencontohkan, di sektor properti cenderung melemah akhir-akhir ini, lantaran orang terfokus pada bulan suci Ramadhan dan Lebaran. (RN)

Berita Sebelumnya

DPD RI Sebut UU Daerah Kepulauan Mendesak, Tak Boleh Gagal

Berita Selanjutnya

Peringati Malam Nuzulul Qur’an, Gubernur Ansar Ajak Transformasikan dan Memasyarakatkan Nilai Alqur’an

Berita Selanjutnya
Peringati Malam Nuzulul Qur’an, Gubernur Ansar Ajak Transformasikan dan Memasyarakatkan Nilai Alqur’an

Peringati Malam Nuzulul Qur'an, Gubernur Ansar Ajak Transformasikan dan Memasyarakatkan Nilai Alqur'an

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




@batamnow

iklan PLN
BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com