Singapura Krisis Talenta Digital, Bajak Membajak SDM Marak - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Singapura Krisis Talenta Digital, Bajak Membajak SDM Marak

27/Jan/2021 18:08
Singapura Krisis Talenta Digital, Bajak Membajak SDM Marak
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Aksi bajak membajak talenta digital tak hanya terjadi di Indonesia. Praktik yang sama sedang marak di Singapura seiring dengan niat pemerintah jadi pusat teknologi regional Asia.

Dilansir CNBC Indonesia, salah satu buktinya, agresifnya pembukaan lowongan kerja dan tawaran kerja dari beberapa perusahaan pada seseorang pekerja yang menggeluti bidang teknologi dan komputer.

Aksi bajak membajak talenta digital ini karena raksasa teknologi dunia membuka kantor di Singapura seperti Tencent China, Bytedance, Zoom Video Communications yang harus bersaing dengan Grab Holdings dan SEA Ltd yang sedang berkembang pesat.

“Beberapa anggota tertentu kami telah memperluas operasinya … dan mereka mencari lebih banyak talenta data scientist, lebih banyak ahli coding,” ujar chief executive officer American Chamber of Commerce di Singapura Le Hsien-Hsien, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (27/01/2021).

“Jadi permintaan cukup kuat sementara pasokan talenta digital relatif sedikit, yang memperlambat rencana ekspansi beberapa perusahaan.”

Menurut situs pencari kerja NodeFlair, ada sekitar 500 lowongan kerja baru di sektor teknologi per minggu. NodeFlair membantu Shopee, SEA Ltd dan Bytedance mencari talenta digital.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan mengungkapkan sektor komunikasi informasi akan membutuhkan 60.000 profesional selama tiga tahun ke depan.

Kementerian komunikasi Singapura mengatakan pada pertengahan September 2020 ada hampir 10.000 lowongan pekerjaan terkait teknologi di portal karir yang dikelola pemerintah dan 6.800 pekerjaan dan pelatihan lainnya akan dibuat pada Juni 2021 melalui kemitraan industri.

Lockdown karena virus Covid-19 dan kebijakan pekerja asing yang lebih ketat menunda perekrutan di luar negeri, memperparah pasokan talenta digital, kata beberapa headhunter. Beberapa profesional teknologi dapat meminta kenaikan gaji hingga 30% saat mereka berganti pekerjaan.(*)

Berita Sebelumnya

Masukan INSA BATAM Terkait Penyusunan RPP KPBPB

Berita Selanjutnya

Kini Satpam Berseragam Mirip Milik Polri. ABUJAPI: Jangan Ada Penyalahgunaan

Berita Selanjutnya
Kini Satpam Berseragam Mirip Milik Polri. ABUJAPI: Jangan Ada Penyalahgunaan

Kini Satpam Berseragam Mirip Milik Polri. ABUJAPI: Jangan Ada Penyalahgunaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan PLN
iklan AEC
BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com