BatamNow.com – Kebakaran yang terjadi di sebuah bengkel ban di dekat Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, kawasan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Batam, berhasil dipadamkan pada Sabtu malam (10/01/2026).
Pantauan BatamNow.com di lokasi, api berhasil dipadamkan setelah tiga jam atau sekira pukul 20.30 dan kini dalam proses pendinginan.
Menurut Kapolsek Batu Aji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kecuali kerugian materiil.
“Sampai saat ini tidak ada laporan terkait dengan korban jiwa, hanya korban materi,” kata AKP Raden Bimo kepada wartawan, di lokasi, Sabtu (10/01) malam.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 17.30 WIB. Informasi awal diketahui oleh seorang karyawan bengkel yang menjadi saksi pertama kejadian tersebut.
“Itu dia melihat ada percikan api yang di mana itu ada tumpukan ban. Dia mencoba untuk memadamkan menggunakan ember, tapi yang ada api tersebut semakin membesar. Sehingga di minta tolong, masih belum ada yang mendengar, langsung yang bersangkutan lari ke Damkar kebetulan dekat sini,” ujarnya.

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) kemudian mengerahkan total 13 unit armada untuk memadamkan api.
Armada tersebut terdiri dari mobil pemadam kebakaran milik Pemko Batam serta bantuan dari Polda Kepri, termasuk mobil water cannon (AWC).
“Untuk Damkar atau armada yang diturunkan total ada 13 termasuk Damkar dari Polda atau mobil AWC dari Polda sama Polda itu diturunkan,” jelasnya.
Terkait penyebab kebakaran, AKP Raden Bimo menyampaikan bahwa hingga saat ini masih dalam tahap penyelidikan.
Polisi masih mendalami keterangan saksi dan menelusuri informasi yang beredar soal dugaan adanya aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi sebelum kejadian.
“Untuk nanti apakah adanya bakar sampah atau tidak itu masih kami selidiki pastinya, apakah itu merupakan penyebab dari kebakaran tersebut,” katanya.

Bengkel yang terbakar diketahui merupakan lokasi usaha spesialis ban untuk berbagai jenis kendaraan, mulai dari truk, lori, mobil hingga sepeda motor.
Berdasarkan keterangan awal saksi, jumlah ban yang terdampak mencapai lebih dari 500 unit, bahkan diperkirakan bisa mencapai 1.000 ban jika termasuk ban sepeda motor.
“Untuk kerugian masih belum bisa ditaksir tapi untuk yang dilaporkan daripada saksi ada 500 ban lebih di sini. Bahkan kalau misalnya dihitung dengan ban motor bisa sampai 1.000 ban,” jelasnya. (H)
