5 Manfaat Touring Buat Kesuksesan Karier Kamu ke Depannya - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

5 Manfaat Touring Buat Kesuksesan Karier Kamu ke Depannya

26/Feb/2022 14:53

Saat ini teknologi bertumbuh dengan sangat cepat, ada banyak dampak dari kemajuan itu sendiri. Siapa saja yang tidak berusaha beradaptasi dengan kemajuan itu akan terlindas dan tertinggal.

S

aat ini ada begitu banyak tuntutan dari setiap kegiatan yang kita lakukan, baik itu sebagai karyawan, pengusaha ataupun seorang pensiunan. Secara normal untuk setiap kegiatan yang dilakukan akan mengarahkan pada kebosanan akibat rutinitas yang ada.

Dan karena pastinya ada kebosanan, maka untuk setiap kita butuh pengalihan dari rutinitas kita tersebut. Setiap kita pastinya butuh cara bagaimana kita bisa lebih fresh, kaya akan ide dan pastinya nyaman saat kembali kepada kegiatan awal kita tadi. Perlu sesuatu di luar kebiasaan kita untuk kita lakukan, yang membuat kita jauh lebih produktif dari sebelumnya.

Touring atau berlibur ke sebuah tempat di luar rutinitas adalah salah satu cara terbaik untuk kita mengatasi hal di atas.

Touring yang baik adalah ketika kita bisa menjadwalkan dan melaksanakannya secara rutin, ini menjadi baik karena bisa memberikan sebuah motivasi pada saat kita bekerja, kita terdorong untuk menyelesaikan pekerjaan kita sebelumnya atau mengumpulkan uang untuk bisa touring ke tempat yang ingin kita kunjungi.

Touring yang terlaksana pada dasarnya memberikan banyak manfaat, namun sebaliknya touring yang terjadwal namun tidak terlaksana justru memberikan dampak-dampak buruk dalam keseharian kita.

Sehingga sangat perlu rasanya dan wajib hukumnya, untuk kita memprioritaskan touring sebagai sebuah kegiatan yang wajib untuk dilakukan.

Setahun sekali atau dua tahun sekali adalah masalah waktu yang sangat tergantung dari kondisi dan kebutuhan masing-masing orang.

Masalah dalam pekerjaan tidak akan pernah habis, kesulitan hidup ini pasti akan datang silih berganti, sehingga kita butuh touring untuk lebih menikmati hidup, kita butuh touring untuk mengenal kehidupan lain di tempat lain.

Dengan touring akan banyak manfaat yang kita dapatkan, tidak hanya membantu kita untuk memecahkan masalah di pekerjaan dan hidup kita saja, tapi juga menyehatkan pikiran dan tubuh kita yang memang seharusnya tidak boleh terus-terusan dipaksa untuk berpikir dan dibebani pekerjaan.

Dan apa saja sebenarnya manfaat yang bisa kita dapatkan, ketika kita secara rutin memprioritaskan touring sebagai kegiatan kita, berikut diantaranya:

1. Membuka Cakrawala Berpikir

Idealnya semakin banyak beban kerja kita atau semakin banyak waktu kita sehari untuk melaksanakan rutinitas kita maka penting sekali untuk kita melakukan touring.

Rutinitas adalah sebuah kebosanan yang menjauhkan kita dari sudut pandang lain dalam hidup. Dengan touring ke tempat baru, maka kita akan mendapatkan tempat dan orang baru. Tidak hanya alam yang baru namun juga kita mengetahui cara-cara orang lain menjalani kehidupan mereka yang berbeda pula.

Dengan cara seperti itu otomatis pengetahuan kita akan bertambah, pengalaman kita bertambah. Tentu saja pengetahuan dan pengalaman baru ini akan sangat membuat kita lebih kaya lagi dari sisi pengalaman dan pengetahuan yang bisa membuat kita lebih produktif lagi ketika nantinya kembali ke rutinitas awal.

Tanpa kita sadari sebenarnya, dengan touring ke tempat yang bersifat alam kita tidak hanya mendapatkan ketenangan namun juga alam mengajarkan kita banyak hal untuk bisa lebih cerdas dalam mencari solusi untuk permasalahan hidup.

Contoh sederhananya, melihat seekor burung terbang membuat orang membuat pesawat atau bagaimana cerita Isaac Newton yang beristirahat di bawah pohon Apel sampai mendapatkan ide tentang teori gravitasi dari jatuhnya buah apel kala itu.

Intinya, alam seharusnya bisa menjadi kawan untuk meringankan beban kita.

Alam memiliki banyak sisi yang tidak akan mungkin habis untuk kita explore.

Tidak melulu soal mendapatkan ide, dari alam setidaknya kita bisa mendapatkan tempat beristirahat dari kepenatan kerja. Saat ini sudah banyak resort untuk kita bisa menikmati alam sebagai tempat bersantai kita. Dengan kita relaks sering sekali pikiran kita pun menjadi tenang dan siap untuk menerima sesuatu hal yang baru tadi.

Touring ke tempat yang bukan alam sekalipun kita bisa mendapatkan pencerahan.

Sebagai contoh bagaimana kisah pemilik Starbucks Howard Schultz bisa mencerahkan kita dimana ketika sebagai Manager Retail Operation dan Marketing di Seattle kala itu. Dia diminta untuk belanja material kopi ke Milan, Italia.

Sesampainya di sana, ia justru tercerahkan dengan bagaimana kedai kopi yang ada di Italia tersebut, ia mendapatkan ide dari konsep kedai kopi yang ia lihat di Milan. Ia pun pulang ke Amerika kembali dan berdiskusi dengan atasannya untuk mengembangkan kedai kopi yang kurang terkenal di Amerika saat itu dengan memasukkan konsep gaya nongkrongnya orang Italia.

Singkat cerita Schultz berhasil membuat kedai kopi Starbucks tersebut menjadi role model buat kedai kopi di seluruh dunia dengan jumlah outlet sebanyak 20.891 outlet di 62 negara.

Akhirnya kita tersadarkan bahwa pikiran kita ini memiliki kapasitas yang sangat canggih.

Tuhan mendesainnya dengan sangat luar biasa. Hanya saja kita butuh mengerti cara kerjanya. Kapan pikiran tersebut harus beristirahat dan bagaimana memaksimalkan kerjanya kembali menjadi lebih produktif?

Kegiatan atau pekerjaan rutin kita sering sekali membutuhkan terobosan baru atau inovasi, yang artinya ada sesuatu di luar kebiasaan yang jadi solusinya. Dan dengan touring menawarkan kita kepada pengalaman-pengalaman baru yang me-refresh pikiran kita untuk siap menangkap peluang-peluang atau cara-cara baru yang bisa membantu memecahkan masalah tadi. Dengan cara itu, cakrawala berpikir kita semakin luas dan semakin siap pula kita dengan semua masalah di depannya.

2. Menambah Jaringan

Kegiatan touring pastinya identik dengan perjalanan jauh dimana biasanya kita akan menggunakan transportasi darat, laut maupun udara. Karena alasan ini pulalah maka touring sering mempertemukan kita dengan kenalan-kenalan baru di sepanjang perjalanan kita.

Terutama untuk perjalanan darat dan laut yang memang memakan waktu lebih lama dari udara, sering sekali waktu yang lama tadi kita gunakan untuk ngobrol dengan orang-orang baru.

Kalau di perjalanan darat, kita bisa berhenti di pit stop atau tempat istirahat makan dengan penjual makanan tadi. Bisa juga kita ketemu dan ngobrol dengan pelaku touring lainnya yang ternyata adalah orang yang kita butuhkan di usaha atau pekerjaan kita.

Hanya dengan mulai menyapa, bertanya dan akhirnya bertukar informasi, kita bisa mendapatkan orang tepat yang mungkin selama ini kita butuhkan untuk pemecahan masalah kita.

Atau kalaupun orang tersebut tidak memecahkan masalah kita hari ini, mungkin ke depan kita bisa bermitra dengannya atau tempat ia bekerja.

Momen-momen di perjalanan touring ini sering sekali merupakan momen yang jujur dimana kita mengenal seseorang secara tidak sengaja, tidak dibuat-buat. Banyak kita bersikap lepas di kondisi ini karena sudah tidak terikat dengan aturan pekerjaan dan prosedur lainnya. Sehingga ini membantu kita untuk mengenal kenalan kita secara spontan terlebih apabila didasari karena ternyata adanya kesamaan hobi dan kesenangan.

Sehingga penting kiranya untuk diingatkan bersikap baik dan saling respect ketika melaksanakan touring. Setiap kita yang ketemu orang baru tentunya juga secara tidak langsung menawarkan kredibilitas kita.

Sebagai contoh apabila kita menemukan orang yang terluka dan meminta bantuan kita, maka tidak ada salahnya kita berikan pertolongan. Walaupun saat ini ada beberapa kekhawatiran karena sering terjadinya pembohongan.

Sebaiknya kita perlu secara aware dengan sekeliling kita untuk mengantisipasi hal-hal seperti ini. Namun kesadaran saling membantu harus menjadi karakter yang membangun nama baik kita. Kita harus menjaga nama baik kita karena kita tidak hanya hidup di masa kini saja namun juga hidup di masa yang akan datang.

Apa yang kita lakukan saat ini tentunya akan menjadi investasi buat masa depan kita. Jaringan atau kenalan baru kita seharusnya mendapatkan value dari kita. Membangun nama baik itu butuh bertahun-tahun dan hanya butuh berapa detik saja untuk menghancurkannya. Kesan-kesan pertama ini yang sekiranya perlu kita sadari untuk terus kita jaga supaya menjadi karakter.

Saya secara pribadi memiliki beberapa pengalaman dalam hal jaringan. Terutama saat touring ke Bandung, ada beberapa kenalan di Bandung tersebut ternyata memiliki beberapa usaha baik itu oleh-oleh khas Bandung maupun juga kertas daur ulang sebagai bahan produk kreativitasnya.

Dan pada akhirnya saya harus kembali ke Batam, kenalan-kenalan ini ternyata menjadi rekan bisnis saya, dimana saya bisa menjual produk kenalan saya ini untuk saya jual di market Batam sendiri. Hal ini bahkan sangat membantu dalam hal pekerjaan saya sebagai pengajar di kampus, dimana mahasiswa dengan semua kegiatan-kegiatan uniknya bisa terbantu secara ide.

3. Kreativitas

Banyak orang yang merasa terlahir dengan bakat yang minim kreativitasnya. Ketika tumbuh dan bekerja mereka dihadapkan pada tuntutan untuk bisa kreatif. Sehingga penting sebenarnya untuk kita bisa belajar dan mencontek kekreativitasan yang ada di sekitar kita.

Tidak ada salahnya ketika kita harus mencontek karya orang lain, hanya saja kita perlu memodifikasinya untuk menyesuaikan dengan kebutuhan lingkungan kita. Kita perlu melatih diri untuk memodifikasi baik itu dengan menambahkan atau merubah dari contekan kita tersebut.

Touring sering sekali membawa kita kepada satu produk kreativitasan yang belum ada di daerah kita. Sebagai contoh, dulu pada saat kita touring di Barcelona ada beberapa pengamen jalanan, mereka sangat kreatif menampilkan karyanya. Mereka menampilkan sesuatu yang mungkin pernah kita lihat dimana mereka berpakaian dan berpenampilan seperti patung dari public figure dunia. Ini menjadi sesuatu yang positif karena sebelumnya saya hanya mengira pengamen itu sebatas bernyanyi dan mohon maaf (izin) meminta-minta saja.

Dengan pengalaman tadi, saya melihat pengamen dalam negeri pun akhirnya berbenah dan menampilkan beberapa karya mirip lainnya.

Manfaat touring seperti ini sangat penting mengingat kita membutuhkan ide-ide lain yang mungkin kita bisa dapatkan dari karya orang lain. Sekali lagi mencontek adalah hal yang baik selama kita memodifikasinya.

Sehingga menjadi kreatif adalah hal yang bisa dilatih apalagi dengan kemajuan internet dan sosial media saat ini. Kita menjadi lebih mudah memilih tempat touring untuk melatih kekreativitasan kita.

Sebagai referensi dalam negeri saja, Kota Jogjakarta dan Bandung mungkin sudah sangat terkenal dengan kreativitasnya dan rasa gaulnya. Mulai dari tempat nongkrong dan bagaimana cara berpakaiannya, semua hal bisa kita modif untuk kita sesuaikan dengan tempat kita berasal.

Apabila kita bergelut di dunia usaha dan marketing, ada banyak trik marketing maupun bisnis yang bisa kita tiru dan pelajari di kota-kota besar tersebut. Sehingga setiap touring kita bisa berasa menyenangkan karena ada hal-hal baru yang kita dapatkan.

4. Memperbanyak Referensi

Sering sekali di tempat kita bekerja, lingkungan kita bertanya tentang pengalaman kita. Sebagai contoh kita ditanya, “kamu pernah gak ke Gunung Bromo, nah pernah liat gak di situ ada sebuah penginapan yang kental budaya setempatnya?”

Obrolan dengan sesama rekan seperti ini menjadi semakin menarik apabila kita satu frekuensi dengan teman kita bercerita tadi. Apabila kita punya pengalaman yang serupa atau sama, maka kualitas obrola ide-idenya kita pun semakin baik.

Begitu juga dengan atasan di tempat kerja, rata-rata atasan kita sangat senang ketika punya bawahan atau anggota yang paham dengan apa yang ia inginkan.

Ia bercerita mencontohkan sesuatu tempat, dan karena kita pernah ke tempat tersebut atau setidaknya mengetahui tempat tersebut, maka secara alam bawah sadar kita sudah membangun kesamaan dengan atasan tersebut. Alhasil atasan pun menjadi semakin nyaman berbicara dengan kita dan berdampak sangat positif untuk image kita ke depannya.

Sederhananya di poin ini mau dikatakan, dengan kita secara konsisten melaksanakan touring, kita akan terbiasa untuk cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.

Kita tidak hanya punya satu pendekatan saja, kita punya banyak cara dalam pendekatan-pendekatan dan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan.

Jadi referensi di sini juga tidak hanya bercerita tentang adaptasi saja, namun dengan touring sering sekali kita memiliki banyak topik dalam bertukar pikiran.

Secara otomatis touring membuat kita menjadi pribadi yang kaya akan pengetahuan. Sebagai contoh apabila kita ditugaskan kerja selama enam bulan ke Jogja.

Sebaiknya dalam waktu 6 bulan yang didapatkan kita bisa merencanakan untuk touring. Kita bisa berpergian dengan pergi ke tempat dimana sangat recommended untuk menambah referensi kita tentang sesuatu hal. Sebut saja di Jogja banyak makanan atau minuman yang berasal dari sana seperti adanya nasi goreng yang dimasak menggunakan arang atau minuman yang berisi rempah-rempah atau juga yang dimasukkan arang.

Seketika saja referensi kita tentang dunia kuliner bertambah dan menjadi lebih baik untuk kita bawa ke tempat asal. Kalau di poin pertama kita bisa mengetahui cakrawala dalam arti yang lebih luas, namun di poin ini, touring memberikan manfaat spesifik untuk satu referensi khusus yang ingin semakin kita kuasai. Nah buat teman-teman yang memang ingin menambah pengetahuan di satu referensi, sudah sebaiknya merencanakan touringnya yah.

5. Tidak Monoton

Ada beberapa kali, kita bisa melihat teman-teman yang balik dari libur lebaran atau mudik menjadi lebih antusias di tempat kerja. Rata-rata mereka menghabiskan cuti lebaran mereka sebanyak kurang lebih 2 mingguan. Mereka kelihatan fresh dan bersemangat bercerita ketika kumpul kembali dengan teman kantornya.

Hal ini bisa terjadi karena dengan keluar sejenak dari rutinitas kita mendapatkan satu pengalihan fokus, kita menghindari kebosanan dalam bekerja karena melakukan “itu melulu” di dunia kerja.

Otak dan tubuh bukanlah sebuah mesin yang sistem kerjanya bisa tahan sangat lama, walau sebenarnya pun mesin butuh diistirahatkan supaya tidak panas atau menjadi error. Nah apalagi tubuh kita yang jelas-jelas adalah sistem yang hidup, beda dengan mesin yang merupakan benda mati. Tentunya tubuh dan pikiran butuh istirahat, butuh di-upgrade lagi. Supaya tidak menimbulkan stres (error) yang berakibat menjadi penyakit.

Di sinilah pentingnya touring, yang mampu melemaskan kembali otot-otot berpikir kita supaya tidak menjadi terus-terusan tegang akibat di bebani deadline atau tekanan pekerjaan lainnya.

Touring menawarkan sebuah hal baru yang bisa mengalihkan kita dari topik pekerjaan, bahkan touring juga perlu dikondisikan untuk mengalihkan kita dari WhatsApp dan mengurangi aktivitas dengan handphone kita. Supaya touring maksimal kita perlu sekali untuk mengatur bagaimana supaya kita tidak terhubung sekecil apapun dengan pekerjaan kita. Kita harus meninggalkan pekerjaan kita di belakang dan hanya menikmati liburan kita ini. Tidak boleh ada pertanyaan atau telepon dari atasan, anggota atau rekan kerja. Touring harus benar-benar membuat kita fokus kepada perjalanan kita saja, kita harus meninggalkan pikiran tentang beban pekerjaan kita. Apabila itu yang kita lakukan maka touring kita akan memberikan banyak manfaat buat kita.

Dan ada baiknya untuk merencanakan touring tahunan dengan mencari konsep yang berbeda. Sebagai contoh tahun ini kita touring ke Kota Bandung dan ingin melihat bagaimana kehidupan kotanya itu sendiri. Di tahun berikutnya kita mencari tema alam dengan mengunjungi Bintan yang sudah terkenal dengan alamnya.

Berikutnya apabila kita merencanakan dengan lebih baik, luar negeri dengan semua kategorinya bisa kita jelajahi, sebagai contoh ada wisata religi, sejarah bahkan wisata olahraga seperti Barcelona.

Dengan konsep yang selalu berubah ini membuat kehidupan menjadi tidak monoton, kita selalu dikejutkan dengan hal-hal baru dan menyenangkan. Otomatis hidup yang berwarna ini membuat kita lebih optimis lagi menjalani hidup.

Selamat mencoba menentukan konsep dan waktu touringnya, apabila teman-teman masih berstatus “single” maka mengajak teman-teman lainnya akan lebih menyenangkan.

Dan apabila sudah berkeluarga, tentunya wahana untuk anak-anak akan menjadi prioritas terbaik. Karena sering sekali dengan melihat anak senang, kita orangtua pun menjadi ikut bahagia. So have fun, and explore our life..!!! (*)

SendShare

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com