BatamNow.com – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pengusaha Pelaksana Kontraktor & Konstruksi Nasional (APPEKNAS) menggelar Rapat Kerja Harian di Kampus Politeknik Inovasi Nusantara (Poltevara) Batam, Selasa (06/10/2026).
Rapat digelar secara hybrid dan diikuti jajaran pengurus secara langsung maupun daring. Agenda tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus menyusun langkah strategis APPEKNAS untuk periode kepengurusan 2026–2031.

Rapat diawali dengan pembukaan, pengecekan kuorum, serta Mars dan Hymne APPEKNAS.
Selanjutnya, Ketua Umum APPEKNAS Fandy Iood bersama Ketua Harian menyampaikan pengantar dan sejumlah catatan terkait kondisi industri serta isu yang menjadi perhatian organisasi.
Sejumlah agenda strategis dibahas dalam rapat, mulai dari penguatan struktur organisasi, penataan kepengurusan, pengembangan kapasitas anggota, transformasi digital, kerja sama kelembagaan hingga tata kelola keuangan.
Salah satu agenda yang dibahas yakni rencana pemekaran Dewan Pengurus Provinsi serta Dewan Pengurus Kabupaten/Kota. Pembahasan agenda tersebut dilakukan Fandy Iood bersama Karina Rasmita Sembiring.
Pemekaran struktur organisasi dinilai menjadi bagian dari upaya memperluas keberadaan APPEKNAS di berbagai daerah sekaligus memperkuat koordinasi organisasi di tingkat wilayah.

Penataan Kepengurusan
Rapat juga membahas Surat Keputusan (SK) Pengurus DPP APPEKNAS periode 2026–2031 beserta pembagian tugas atau job description masing-masing pengurus.
Agenda tersebut disampaikan Arnold Lukito, M.Psi., Psikolog.
Pembahasan mengenai SK dan job description menjadi bagian penting untuk memperjelas kedudukan, tugas, fungsi, serta tanggung jawab masing-masing unsur dalam kepengurusan DPP APPEKNAS.
Dengan adanya pembagian tugas yang jelas, setiap pengurus diharapkan memiliki pemahaman yang sama terhadap peran masing-masing dan dapat menjalankan fungsi organisasi secara lebih terarah. Penataan tersebut juga menjadi bagian dari proses konsolidasi organisasi untuk periode kepengurusan 2026–2031.
Selain itu, Karina Rasmita Sembiring menyampaikan rancangan kerja seluruh bidang, baik dewan maupun pengurus. Pembahasan tersebut diarahkan untuk menyelaraskan program setiap bidang dengan agenda organisasi secara keseluruhan.

APPEKNAS Institute dan Digitalisasi
Pengembangan kapasitas organisasi turut menjadi pembahasan melalui laporan progres APPEKNAS Institute yang disampaikan Dr. Agung Sudjatmoko, S.Pd., M.M., CRP.
APPEKNAS Institute menjadi salah satu program yang diarahkan untuk mendukung pengembangan pengetahuan, kapasitas, dan kompetensi di lingkungan organisasi.
Sementara itu, agenda transformasi digital membahas perkembangan Digital Platform APPEKNAS–Telkomsel KISEL serta APPEKNAS X ADKASI.
Pembahasan yang disampaikan Paul Gideono, S.Kom., tersebut menjadi bagian dari upaya APPEKNAS mengembangkan platform dan kolaborasi digital untuk mendukung kebutuhan organisasi dan anggota.
Perluas Kerja Sama Kelembagaan
DPP APPEKNAS juga membahas rencana kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) dengan Federasi Advokat seluruh Indonesia dan Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang.
Agenda tersebut disampaikan Prof. Dr. Ramon Nofrial, S.H., M.H., C.P.Arb.
Kerja sama lintas lembaga tersebut menjadi bagian dari upaya APPEKNAS memperluas jejaring dan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi di luar sektor konstruksi.
Selain itu, laporan keuangan APPEKNAS turut menjadi agenda rapat. Laporan disampaikan Bendahara Umum bersama Sekretariat sebagai bagian dari pembahasan tata kelola organisasi secara tertib dan mendukung pelaksanaan berbagai program kerja yang telah direncanakan.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan diskusi, tanya jawab, dan problem solving yang melibatkan seluruh Pengurus Harian DPP APPEKNAS.
Melalui forum tersebut, pengurus membahas berbagai persoalan organisasi sekaligus menyusun langkah penyelesaian terhadap program dan kegiatan yang tengah berjalan.
Memperkuat APPEKNAS sebagai Organisasi yang Adaptif
Rapat Kerja Harian DPP APPEKNAS ini menjadi bagian dari proses konsolidasi organisasi setelah terbentuknya kepengurusan periode 2026–2031.
Berbagai agenda yang dibahas menunjukkan bahwa penguatan APPEKNAS tidak hanya diarahkan pada aspek struktur organisasi, tetapi juga mencakup pengembangan sumber daya manusia, digitalisasi, penguatan kerja sama kelembagaan, pengembangan wilayah, serta tata kelola organisasi.
Di bawah kepemimpinan Fandy Iood, APPEKNAS terus mendorong penguatan organisasi agar mampu merespons perkembangan industri konstruksi dan kebutuhan dunia usaha.
Fokus terhadap pemekaran organisasi di daerah, pengembangan APPEKNAS Institute, digital platform, serta perluasan kerja sama menjadi bagian dari agenda yang dibahas dalam rapat untuk memperkuat peran APPEKNAS ke depan.
Melalui konsolidasi yang dilakukan secara berkala, DPP APPEKNAS diharapkan dapat membangun koordinasi yang semakin solid antara pimpinan, dewan, pengurus, dan seluruh bidang.
Setiap program diharapkan tidak hanya menjadi rencana, tetapi dapat diterjemahkan ke dalam langkah kerja yang jelas dan terkoordinasi.
Rapat Kerja Harian di Kampus Poltevara Batam tersebut sekaligus menjadi ruang bersama bagi jajaran DPP APPEKNAS untuk menyatukan perspektif, memperkuat komunikasi, dan membangun komitmen dalam menjalankan roda organisasi periode 2026–2031.
Dengan semangat konsolidasi, sinergi, dan penguatan organisasi, APPEKNAS terus berupaya membangun organisasi yang semakin profesional, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi anggota serta perkembangan industri konstruksi nasional. (*)

