HKI Apresiasi Perbaikan Aliran Listrik Batam, Berharap Duduk Bersama Cari Solusi - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
BatamNow.com

HKI Apresiasi Perbaikan Aliran Listrik Batam, Berharap Duduk Bersama Cari Solusi

13/Okt/2026 16:30
PGN Pastikan Pasokan Gas ke PLN Aman, Lalu Mengapa Batam Blackout?

Kantor PLN Batam, di Batam Center. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Ketua Umum (Ketum) Himpunan Kawasan Industri (HKI), Ma’ruf Maulana, mengapresiasi respons PLN Batam dalam menangani pemadaman listrik (blackout) yang melanda sebagian wilayah Batam pada Senin (12/10/2026).

Meski mengapresiasi langkah penanganan tersebut, Ma’ruf berharap PLN Batam bersama pemerintah dan para pemangku kepentingan dapat duduk bersama untuk mengevaluasi sistem kelistrikan agar gangguan serupa tidak kembali terjadi.

“Kami juga mengapresiasi kinerja PLN Batam yang tanggap atas keluhan para konsumennya. Namun, kami berharap agar dapat didudukkan bersama stakeholder untuk bersama mencari solusinya,” ujar Ma’ruf kepada BatamNow.com melalui sambungan telepon, Selasa (13/10/2026).

Menurut Ma’ruf, pemadaman listrik berkepanjangan tersebut berdampak langsung terhadap operasional perusahaan dan aktivitas ribuan pekerja di kawasan industri Batam.

Ia mengaku menerima banyak keluhan dari pelaku usaha, baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), akibat terhentinya kegiatan produksi selama listrik padam.

“Bukan hanya PMA saja, pelaku usaha industri juga banyak yang mengeluh, berteriak semua. Akhirnya perusahaan pun terpaksa harus memulangkan para karyawannya. Mau bekerja pakai apa kalau listriknya tidak ada,” kata Ma’ruf menggambarkan keluhan para pengusaha.

Ma’ruf yang juga pendiri sekaligus pemilik Wiraraja Group di Kabil, Nongsa, Batam, mengatakan perusahaan di kawasan industrinya turut memulangkan karyawan lebih awal akibat gangguan tersebut.

Wiraraja Group mempekerjakan sekitar 10.000 orang yang terbagi dalam dua shift. Ketika listrik padam, ribuan pekerja tidak dapat menjalankan aktivitas sesuai jadwal.

“Ribuan tenaga kerja dalam dua shift tidak bekerja. Satu shift minimal ada lima ribu orang. Yang tidak bekerja itu bukan satu orang dua orang, ribuan orang lho,” ujarnya.

Ia menegaskan, pasokan listrik merupakan infrastruktur mendasar bagi kawasan industri karena menentukan kelancaran produksi dan operasional perusahaan.

Batam memiliki 32 kawasan industri strategis yang didukung ribuan perusahaan dari berbagai sektor. Karena itu, menurut Ma’ruf, keandalan sistem kelistrikan perlu menjadi perhatian bersama.

HKI Minta Pemerintah dan PLN Duduk Bersama

Ma’ruf berharap Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, pemerintah daerah di Batam dan Bintan, PLN Batam, serta pemangku kepentingan terkait membuka ruang dialog untuk membahas persoalan kelistrikan dan mencari solusi jangka panjang.

Menurutnya, masukan dari pelaku usaha perlu dipandang sebagai bagian dari upaya memperbaiki pelayanan dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga:  Kadin Ajak Seluruh Kepala Daerah di Kepri Berembuk Persiapan Hadapi Resesi Global 2023

“Jadi intinya, harapan kami pemerintah, Pemprov, Batam, Bintan, dan sebagainya duduk bersama membicarakan ini untuk mencarikan solusinya,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pelaku usaha merupakan mitra pemerintah yang berkontribusi melalui pembayaran pajak, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan kegiatan ekonomi.

“Jangan dianggap seolah-olah tidak pro pemerintah. Kita ini mitra, kita ini pro pemerintah, pendukung pemerintah. Jadi kalau kita mau beri masukan, harusnya jangan dianggap kita ini musuh atau lawan politik,” tegasnya.

Ma’ruf berharap evaluasi menyeluruh terhadap sistem ketenagalistrikan di Kepulauan Riau, khususnya Batam, dapat segera dilakukan agar pasokan listrik semakin andal dan aktivitas industri tidak kembali terganggu.

Dorong Kawasan Industri Miliki Wilayah Usaha Ketenagalistrikan

Selain evaluasi sistem kelistrikan, Ma’ruf mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka peluang bagi kawasan industri untuk memiliki Wilayah Usaha Ketenagalistrikan (Wilus), termasuk melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Menurutnya, keberadaan alternatif pasokan listrik dapat menjadi salah satu upaya memperkuat ketahanan energi di kawasan industri.

“Harusnya ESDM itu mendorong para pemilik kawasan untuk bisa mempunyai pembangkit listrik sendiri, termasuk penyediaan PLTS di atap-atap,” ujarnya.

Ia mengatakan, dorongan tersebut perlu menyasar kawasan industri yang sudah beroperasi maupun yang masih dalam tahap pengembangan.

Dengan adanya Wilus di sejumlah kawasan industri, Ma’ruf berharap pengelola dapat menjajaki kerja sama antarkawasan untuk memperkuat keandalan pasokan listrik ketika terjadi gangguan.

“Kami berharap agar kejadian ini jangan terulang kembali, karena kita ini punya target,” katanya.

Ma’ruf mengaku, selama puluhan tahun berkecimpung di dunia industri Batam, ia belum pernah mengalami pemadaman listrik dengan durasi dan dampak seperti yang terjadi pada Senin tersebut.

“Kita bekerja, berusaha, menarik investasi ke Batam. Nah, ini kan kejadian baru kali ini. Selama ini belum pernah kejadian sebegitu blackout-nya ini,” sambungnya.

Ia berharap kejadian itu menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sistem kelistrikan, meningkatkan kesiapan menghadapi gangguan, serta memastikan kebutuhan listrik dunia usaha dapat terpenuhi dengan lebih baik.

Dengan evaluasi dan koordinasi yang menyeluruh, ia berharap PLN Batam dapat terus meningkatkan keandalan layanan sehingga kegiatan industri dan perekonomian Batam berjalan lancar. (A)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

Batam Blackout 12 Jam, Ketua DPRD Kepri Minta Warga Tak Panic Buying BBM

Berita Selanjutnya

Politeknik ‘Aisyiyah Batam Tawarkan Beasiswa D4 untuk Anggota PWI Kepri

Berita Selanjutnya
Politeknik ‘Aisyiyah Batam Tawarkan Beasiswa D4 untuk Anggota PWI Kepri

Politeknik 'Aisyiyah Batam Tawarkan Beasiswa D4 untuk Anggota PWI Kepri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini

© 2021-2026 BatamNow.com