Batam Blackout 12 Jam, Ketua DPRD Kepri Minta Warga Tak Panic Buying BBM - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini
No Result
View All Result
BatamNow.com

Batam Blackout 12 Jam, Ketua DPRD Kepri Minta Warga Tak Panic Buying BBM

13/Okt/2026 16:05
Batam Blackout 12 Jam, Ketua DPRD Kepri Minta Warga Tak Panic Buying BBM

Antrean kendaraan mengular hingga ke bahu jalan di SPBU Plamo, Batam Kota, Selasa (13/10/2026). (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Pemadaman listrik (blackout) yang melanda Batam selama lebih dari 12 jam tak hanya mengganggu aktivitas masyarakat dan dunia usaha, tetapi juga memicu antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Iman Sutiawan, mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi hoaks, dan tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan (panic buying).

Di sisi lain, Iman meminta PLN Batam menuntaskan persoalan kelistrikan melalui evaluasi menyeluruh agar gangguan serupa tidak kembali terjadi.

Iman menilai, informasi yang belum terverifikasi mengenai penyebab maupun durasi pemadaman berpotensi memicu keresahan masyarakat. Kondisi tersebut juga dikhawatirkan berdampak terhadap kepercayaan investor dan iklim investasi di Batam.

“Jangan sampai di era media sosial ini, hoaks lebih cepat daripada berita. Ini bisa membahayakan investasi di Batam,” ujar Iman di DPRD Kota Batam, didampingi Wakil Ketua I DPRD Kota Batam serta anggota DPRD dari Fraksi Gerindra, PPP, dan PKB.

Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Iman Sutiawan (depan) memberi keterangan kepada wartawan di DPRD Batam, Selasa (13/10/2026). (F: BatamNow)

Menurut politisi Partai Gerindra itu, kabar yang menyebutkan pemadaman listrik akan berlangsung selama berhari-hari, apabila tidak benar, dapat memicu kepanikan masyarakat maupun dunia usaha.

Ia khawatir, informasi menyesatkan tersebut membuat calon investor mengurungkan niat berinvestasi di Batam. Sementara investor yang telah menjalankan usaha di daerah ini bisa kehilangan kepercayaan terhadap kepastian operasional dan keandalan infrastruktur pendukung industri.

Karena itu, Iman meminta masyarakat lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial. Warga diimbau memastikan kebenaran informasi melalui saluran resmi PLN Batam dan pemerintah sebelum membagikannya.

Di sisi lain, Iman mengapresiasi upaya PLN Batam dalam memulihkan pasokan listrik setelah blackout. Namun, ia menegaskan pemulihan tersebut harus diikuti evaluasi menyeluruh untuk menemukan akar persoalan dan memperkuat sistem kelistrikan.

Baca Juga:  Batam Blackout Berjam-jam, Akademisi Soroti Kerentanan Energi dan Air: Data Center Bisa Jadi Bumerang

Menurutnya, listrik merupakan kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus faktor penting bagi keberlangsungan industri dan dunia usaha di Batam.

“DPRD Provinsi Kepulauan Riau mendukung upaya peningkatan keandalan sistem kelistrikan demi kepentingan masyarakat dan dunia usaha di Batam,” katanya.

Iman juga mengapresiasi komitmen PLN Batam untuk memberikan kompensasi kepada pelanggan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia berharap perbaikan dilakukan secara menyeluruh agar keandalan pasokan listrik semakin terjamin.

Antrean SPBU Mengular, Warga Diminta Tak Panik

Selain persoalan kelistrikan, antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat di sejumlah SPBU di Batam dalam satu hingga dua hari terakhir turut menjadi perhatian Iman.

Ia menilai, antrean berpotensi semakin panjang apabila masyarakat datang secara bersamaan karena khawatir kehabisan BBM.

Iman meminta warga mengisi bahan bakar sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Menurutnya, kepanikan justru dapat menambah kepadatan antrean dan mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

“Kita harapkan masyarakat tidak perlu panik. Insya Allah BBM itu akan dapat kebagian semua. Cuma memang karena satu dua hari ini orang disibukkan beberapa hal. Maka isinya sampai kayaknya berlomba-lomba antre takut tidak dapat BBM,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat tidak khawatir terhadap ketersediaan BBM. Menurut Iman, pasokan BBM dipastikan aman hingga akhir tahun.

“Masyarakat jangan takut tidak kebagian BBM. Jangan panik dan jangan melakukan panic buying,” tegasnya.

Iman berharap masyarakat tetap bersabar dan menjadikan informasi yang akurat sebagai pegangan dalam menyikapi situasi tersebut, bukan kabar yang belum jelas kebenarannya.

Ia pun mengajak seluruh pihak bersama-sama menjaga ketenangan dan kondusivitas Batam. PLN Batam diharapkan menuntaskan evaluasi serta memperkuat sistem kelistrikan, sementara masyarakat diminta tetap bijak dalam menyikapi informasi dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. (H)

ADVERTISEMENT
Berita Sebelumnya

Tak Sekadar CSR, BRK Syariah Ikut Mengukuhkan Identitas Melayu di Kampus Universitas Riau

Berita Selanjutnya

HKI Apresiasi Perbaikan Aliran Listrik Batam, Berharap Duduk Bersama Cari Solusi

Berita Selanjutnya
PGN Pastikan Pasokan Gas ke PLN Aman, Lalu Mengapa Batam Blackout?

HKI Apresiasi Perbaikan Aliran Listrik Batam, Berharap Duduk Bersama Cari Solusi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan Central Tiban
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Batam
  • Kepri
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Wawancara
  • Opini

© 2021-2026 BatamNow.com