BatamNow.com – Kasus gagal bayar Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 akan digelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) oleh DPRD Batam besok, Selasa (16/03/2021) di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kota Batam.
Berdasarkan surat yang diterima oleh Kepala Koodinator Nasabah Gagal Bayar AJB Bumiputera, Yorinda pada Jumat (12/03) bernomor 86/170/III/2021 perihal RDPU Gabungan terkait Korban AJB Bumiputera 1912.
Dalam surat itu turut ditujukan kepada Pimpinan Komisi I dan IV DPRD Batam, Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Kepala Kantor OJK Kepri, YLKI Batam dan Manajemen AJB Bumiputera 1912.
RPDU akan dilaksanakan pada hari Selasa (16/3) pukul 13:00 di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Batam.
Selasa (09/03) lalu, RDPU ini sudah sempat dicanangkan atas tindak lanjut pengaduan Koordinator Nasabah Korban AJB Bumiputra 1912 kepada Ketua DPRD Batam, Senin (15/02).
Namun RDPU tertunda karena Wakil Ketua II Ruslan M Ali Wasyim berhalangan hadir sebab menghadiri rapat mendadak di kantor BP Batam.
Yorinda menyebut sebanyak 67 orang dari 257 orang yang bergabung di grup WhatsApp akan turut hadir dalam rapat tersebut.
Sesuai kesepakatan dengan staf DPRD Batam hanya 15 orang yang diperbolehkan masuk dalam ruang rapat, karena alasan protokol kesehatan (prokes).
Yorinda juga berjanji akan terus menyuarakan jeritan rekan-rekan korban nasabah AJB Bumiputera 1912.
Ia juga berharap kepada pimpinan DPRD Batam agar dapat menghadirkan Institusi Polri saat RDPU.
Staf Ketua DPRD Batam, Rinah kepada BatamNow.com membenarkan RDPU yang dilaksanakan besok dan akan dihadiri instansi terkait.
“Ya benar pak ada RDPU untuk besok,” kata Rinah.

Kasus gagal bayar nasabah AJB Bumiputera sudah terjadi sejak tahun 2018.
Diperkirakan ada ratusan klaim polis yang tidak dapat dibayarkan AJB Bumiputera 1912. Nilai klaim beragam nilai dan bahkan mencapai ratusan juta rupiah per polis.
Dikutip dari Tempo.co, AJB Bumiputera tercatat memiliki utang klaim hingga Rp 12 Triliun pada akhir 2020. Sementara pembayaran klaim pada tahun lalu, baru senilai Rp 500 Juta.
Para nasabah gagal bayar AJB Bumiputera 1912 pun sudah beberapa kali melakukan aksi demonstrasi di Kantor Cabang Nagoya, juga di Kantor OJK Kepri, tetapi tidak membuahkan hasil.(Panahatan)

