Cerita di Balik Penemuan Pria Diduga Polisi yang Hilang karena Tsunami Aceh - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Cerita di Balik Penemuan Pria Diduga Polisi yang Hilang karena Tsunami Aceh

19/Mar/2021 09:35
Cerita di Balik Penemuan Pria Diduga Polisi yang Hilang karena Tsunami Aceh

Dugaan Penemuan Polisi Yang Hilang Akibat Tsunami Aceh. (F: KOMPAS.COM/TEUKU UMAR)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Banda Aceh – Pria yang diduga anggota polisi Ajun Brigadir Polisi (Apbrip) Asep bertemu dengan rekannya dari Brimob Polda Aceh di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Zainal Abidin Banda Aceh berkat laporan Lizar L, kepala Desa Pajar, Kecamatan Darul Hikmah, Kabupaten Aceh Jaya.

Dilansir dari KOMPAS.com Penemuan polisi yang hilang akibat tsunami 2004 silam itu menjadi viral  di media sosial.

Lizar menyampaikan informasi kepada anggota Brimob beberapa hari lalu bahwa ada satu orang pasien di RSJ Banda Aceh yang ciri-cirinya seperti pernah dicari oleh keluarga Brimob yang datang dari Lampung tahun 2014 lalu.

“Tiga hari pihak rumah sakit menghubungi saya untuk mengantarkan pasien RSJ yang diduga Asep ke tempat saya, sehingga saya teringat tahun 2014 ada yang mengaku keluarga Brimob mencari anaknya. Makanya coba sampaikan ke salah satu anggota Brimob yang saya kenal di sini untuk ditelusuri mungkin benar pasien itu yang dicari oleh keluargya,” kata Lizar saat dikomfirmasi Kompas.com melalui telepon, Kamis (18/03/2021).

Lizar menceritakan, pada tahun 2014, ia pernah bertemu dengan lima orang laki laki yang datang dari Lampung dengan menggunakan mobil pribadi untuk mencari anaknya yang hilang setalah tsunami ke Aceh Jaya.

Mereka sempat memperlihatkan foto kepadanya dengan ciri-ciri fisik mendekati Asep yang diantarkan oleh kepala desa sebelumnya Ke RSJ tahun 2009 lalu.

“Saat ada keluarga yang datang mencari anaknya, anggota Brimob hilang setelah tsunami tahun 2014, saya belum tahy bahwa ada pasien yang diduga Asep itu diantarkan ke RSJ oleh almarhum Jauhari, kepala desa sebelum saya, tapi keluarganya itu sempat memperlihatkan foto anak yang mereka cari kepada saya saat itu,” katanya.

Masih kata Lizar, pihak Rumah Sakit Jiwa Zainal Abidin Banda Aceh pada tahun 2016 sempat mengantarkan pasien yang diduga Asep ke desanya.

Namun setelah ditanyakan ke seluruh warganya, pasien tersebut tidak ada yang mengenal dan memilih keluarga di Aceh Jaya, sehingga pasien dibawa kembali ke RSJ.

“Tahun 2016 sempat dipulangkan ke desa tapi tidak ada keluarganya di sini, sehingga dibawa pulang. Saya pun tidak berani mengeluarkan BPJS untuk pasien, karena takut bermasalah,” sebutnya.

Lizar mengaku pada 2016 lalu, ia sempat mencari informasi untuk memberitahu keluarga itu, tapi hilang kontak dan ia tidak tahu cara untuk menghubinginya saat itu.(*)

 

Berita Sebelumnya

LAPAN Ungkap Skenario Hadapi Malapetaka Asteroid 140 Meter

Berita Selanjutnya

Luhut Ungkap Wilayah Ini Salip Batam yang Sempat Primadona!

Berita Selanjutnya
Luhut Ogah Mengemis Investasi ke Tesla: Hey, You Need Us

Luhut Ungkap Wilayah Ini Salip Batam yang Sempat Primadona!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com