BatamNow.com – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kepulauan Riau (Kepri) membagikan takjil bagi pengguna jalan Simpang Kabil. Terlihat belasan kader GAMKI hadir di persimpangan Jalan Kabil untuk membagikan takjil ke pengguna jalan raya, Minggu (18/04/2021) sore hari menjelang waktu berbuka puasa.
Kordinator aksi pembagian takjil, James Sinaga yang juga selaku pengurus GAMKI Kepri Bidang Aksi Pelayanan dan Antar Lembaga mengatakan, “Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kita selaku pemuda Kristen bagi saudara kita umat Muslim yang sedang menunaikan ibadah puasanya. Kita juga mengucapkan kepada saudara-saudara kita selama menunaikan ibadah puasa. Mari tetap kita jaga rasa persaudaraan kita sebangsa dan setanah air di Kepulauan Riau ini, khususnya Kota Batam.”
Di lokasi yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GAMKI Kepri Rikson Tampubolon menyampaikan, “Apa yang kita lakukan ini adalah bentuk solidaritas kebangsaan kita, utamanya kaum muda untuk tetap mendorong semangat membangun toleransi antar umat beragama. Pemuda harus jadi garda terdepan dalam mendorong terciptanya kerukunan di tengah masyarakat. Karena hal ini merupakan modal kita untuk dapat maju menjadi bangsa yang besar. Kita tak akan bisa menjadi bangsa yang besar dan mendorong pembangunan Kepri bisa lebih baik lagi, kalau kita tidak bisa hidup rukun di tengah bangsa ini.”

“Kita tahu beberapa minggu belakangan ini rasa kebangsaan dan toleransi kita diuji dengan peristiwa terorisme yang merusak tenun kebangsaan kita. Kita berharap hal kecil yang bisa lakukan ini, memberikan pesan kepada masyarakat agar kita tetap solid dan menjaga kerukunan antar masyarakat yang berbeda-beda ini. Kita punya kepentingan, Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam ini khususnya, harus kita jaga tetap menjadi ikon kerukunan dari masyarakat yang plural untuk Indonesia yang kita cintai ini,” sambung Rikson.
Rikson menjelaskan aksi berbagi takjil oleh GAMKI Kepri itu dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes).
“Kita arahkan semua kader kita untuk tetap menggunakan masker dan patuhi protokol kesehatan saat membagi takjil. Intinya melalui kegiatan ini kita ingin mengirimkan pesan toleransi dari Provinsi Kepri, Kota Batam ini khususnya,” pungkas Rikson.(*)

