
BatamNow.com
Ketua Relawan Jokowi Sahat Lumban Raja berkeinginan menghimpun masukan dari RJC se Indonesia tentang rencana hendak mendefinitifkan RJC sebagai “mesin” pencetak pemimpin-pemimpin yang mumpuni ke depannya.
Relawan Jokowi Centre(RJC) salah satu dari 1800 organ relawan se Indonesia yang turut berperan memenangkan Jokowi-Ma’aruf Amin di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 lalu.
Ketua Harian RJC Sahat M Lumbaraja dalam surat terbukanya lewat Redaksi BatamNow menyampaikan bahwa RJC ada di 34 Provinsi dan 400 Kabupaten seantero Indonesia. RJC dibentuk 20 Oktober 2017 lalu.
Lewat surat itu Sahat berkeinginan menghimpun masukan dari RJC se Indonesia. Menjadikan RJC sebagai “mesin” pencetak pemimpin-pemimpin yang mumpuni ke depannya.
Berikut isi surat terbuka Ketua Harian RJC Sahat M Lumbanraja yang dikirim melalui pesan WhatsApp, Jumat (31/1);
Surat Kepada Relawan
(Kita bukan Timun bengkok)
Dear relawan……!
Kawan-kawan relawan (Jokowi Centre) di seluruh Indonesia. Pilpres telah usai, Ir Joko Widodo dan Dr Ma’ruf Amin telah terpilih sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019 – 2024. Partisipasi yang luar biasa dari seluruh relawan Jokowi Centre patut kita apresiasi. Setidaknya, apresiasi dari kami kordinator nasional. Hal ini kami catatkan dan dokumentasikan dalam dokumen cetak dan di media social(website, Instagram, fanpage) yang dikelola oleh kordinator nasional(Kornas).
Secara nasional ada 1800 organ relawan yang tercatat di Direktorat Relawan Tim Kampanye Nasional(TKN) Paslon No 01, di mana Jokowi Centre adalah salah satunya. Semuanya organ relawan tersebut berpartisipasi memberikan dukungan yang maksimal untuk memenangkan PILPRES 2019 di mana PARPOL pendukung, Caleg & Relawan berkontribusi bersama untuk kemanangan PASLON 01. Agaknya, tidak ada satu organ relawan pun yang bisa merasa paling berkontribusi menentukan kemenangan paslon no 01. Rakyat Indonesialah yang paling berjasa menentukan kemenangan Presiden sebab rakyatlah yang punya suara.
Dengan usainya pilpres ini, sesungguhnya peran relawan (Jokowi Centre) telah usai. Para anggota DPR RI/ DPRD lah yang berperan memperjuangkan kepentingan rakyat pemilihnya. Kami mendapatkan banyak pertanyaan dari relawan di seluruh Indonesia, apa yang didapatkan oleh Jokowi Centre? Pertanyaan ini sangat sulit kami jawab. Jokowi Centre kami(kita) bentuk tidak di dasari oleh ambisi tertentu oleh pendirinya. Relawan ini kita bentuk semata-mata lahir dari keinginan agar Ir Joko Widodo terpilih kembali (setelah kekalahan BTP), sebab kami sebagai salah seorang pendiri berpandapat Jokowi adalah yang terbaik bagi Indonesia saat ini.
Pelajaran penting dari terpilihnya Ir Joko Widodo pada pilpres 2014 adalah jika indonesia memilih pemimpin (kepemimpinan) yang tepat, Indonesia bisa melakukan percepatan pembangunan 50 tahun(orde baru sd 2014/ sby) hanya dalam waktu tempo 5 tahun. Di sebalik itu, jika rakyat Indonesia salah dalam memilih pemimpin, Indonesia bisa(akan) mengalami kemundururan, bangkrut atau bubar.
Apakah ada yang salah jika para pimpinan/ relawan mengharapkan suatu posisi/ jabatan tertentu?? Saya sendiri berpendapat tidak ada yang salah dengan harapan itu. Sebab pemerintah memang membutuhkan orang-orang terbaik untuk mendukung pemerintahannya. Apalagi hasil Pilpres 2014, keberadaan relawan diakomodasi diberbagai posisi. Politik adalah pertarungan berbagai kepentingan. Lawan politik saja bisa mendapat bagian dari kontestasi yang ada sejauh itu menurut kepentingan Presiden & PARPOL pemenang bermanfaat untuk kemajuan bangsa, atau setidaknya demi terciptanya stabilitas politik agar pembangunan bisa menjadi jauh lebih cepat dari pada sebelumnya. POLITIK BALAS BUDI & BAGI-BAGI KEKUASAAN adalah sesuatu yang wajar wajar saja. Itulah kenyataan politik yang sesungguhnya.
Tentu saja kita berharap pemerintahan Jokowi/ Amin memberi perhatian yang sungguh sungguh kepada relawan sebagai mitra. Janganlah meninggalkan relawan walaupun PILPRES telah usai, dengan berbagai alasan profesionalitas. Walaupun profesionalitas sangat dibutuhkan sebagai bagian dari seleksi untuk mendapatkan kompetensi orang sesuai jabatan yang dibutuhkan.
Relawan adalah kenyataan politik Indonesia yang tidak mungkin diabaikan begitu saja. Relawan masih dibutuhkan untuk mengawal pembangunan dan perjalanan bangsa ke depan dalam rangka menjaga Bhineka Tunggal Ika, Pancasila, NKRI & UUD 1945.
Sebagai organisasi yang sudah terbentuk sekitar 2 tahun(20 Oktober 2017), jaringan Jokowi Centre telah berada di 34 provinsi dan 400 kabupaten terdokumentasi dengan baik. Suatu pencapaian yang sangat cepat. Jaringan ini jika dikonsolidasikan dengan sungguh-sungguh akan menjadi satu potensi yang sangat besar untuk mempengaruhi lahirnya pemimpin masa depan Indonesia dari tingkat desa hingga nasional.
Kepada kawan kawan relawan di seluruh Indonesia, Kami ingin meminta masukan kepada kawan-kawan di seluruh Indonesia untuk keberadaan dan tindak lanjut keberadaan Jokowi Centre. Tentu saja koordinator nasional berharap JC dapat berperan dalam pemerintahan Jokowi, semoga hal tersebut dapat terwujud. Seandainyapun tidak, kita harus ikhlas dan terus memberikan dukungan sebagai kekuatan kritis dan konstruktif sebagai mana layaknya seorang relawan militan.
Kami sangat mengharapkan masukan, kritik dan saran mengenai keberlanjutan dan relevansi Jokowi Centre di masa mendatang. Kami mengusulkan agar jaringan yang sudah ada ini kita satukan menjadi satu poros alternatif untuk merebut atau menjadi jembatan bagi rakyat dalam mendapatkan akses dan sumberdaya, bantuan sosial bagi rakyat miskin di perkotaan dan di desa desa.
Kami tidak bermaksud membubarkan Jokowi Centre, akan tetapi menjadikan Jokowi Centre ibarat(sebagai) kapal induk atau payung besar yang di dalamnya ada beberapa Organ yang menjadi Kapal Tempur, Kapal Dagang dan Kapal Pengintai untuk terus berkontribusi mendorong kemajuan Indonesia, mengawal Visi Nawacita II, & Cita cita para pendiri (founding father) Indonesia. Dalam rangka merebut akses informasi & sumberdaya sosial ekonomi, politik dan kebudayaan organ-organ tersebut bisa bergerak lebih gesit, fleksibel dan berani, dengan tidak membawa-bawa nama besar Jokowi, sehingga kita bisa bergerak lebih berani sebagai pendukung kritis dan konstruktif.
Beberapa ide & gagasan alternatif agar Jokowi Centre membentuk “sayap” sebagai berikut:
1. Menjadi ormas bersekala nasional yang akan menjadi organ permanen untuk membantu terpilihnya pemimpin nasional di semua tingkatan yang sejalan dengan visi, karakter Ir Joko Widodo, dan pemimpin Indonesia lainya yang bisa menjadi teladan.
2. Menjadi Yayasan/ Ormas untuk kebutuhan tertentu sesuai Visi Jokowi untuk membantu rakyat yang membutuhkan pada sektor-sektor tertentu, mencari akses bantuan sosial, CSR, & hibah untuk disalurkan kepada rakyat yang membutuhkan.
3. Menjadi(membangun) kooperasi rakyat sebagai salah satu alternatif membangun kekuatan ekonomi kerakyatan, untuk merebut sumberdaya ekonomi bagi rakyat. Kooperasi yang diddukung oleh teknologi digital, yang pada saatnya dapat membantu memasarkan produk produk rakyat di seluruh indonesia.
4. Menjadi Lembaga Riset & Kajian(Think Tank), yang akan memberikan masukan kepada pemerintah.
5. Membentuk media digital untuk diseminasi informasi & kampanye nation character building, Bela Negara & Pancasila, akses program-program pembangunan pemerintah.
Kami menyadari, tanpa dukungan donatur, jaringan dan para relawan maka gagasan ini hanya akan menjadi tinggal sebuah gagasan. Tak lupa kami mengucapkan terimakasih kepada para relawan dan donatur yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu yang telah berkontribusi dalam membantu gerakan relawan Jokowi Centre untuk berpartisipasi memberikan dukungan pada pilpres 2019.
Kami tetap optimis bahwa satu persatu gagasan tersebut dapat kita wujudkan dengan semangat gotong-royong, solidaritas dan swadaya bersama. Kami berkeyakinan dengan tekad bersama, jaringan Jokowi Centre dapat menjadi suatu poros alternatif menjadi jembatan rakyat dan negara, untuk kepentingan rakyat yang paling membutuhkan yang ada di seluruh indonesia.
Jika ada masukan, mohon di kirimkan langsung kepada kami melalui email: [email protected] & atau wa: 0812 9718 8839
Jakarta, 31 Januari 2020
Sahat M Lumbanraja
Ketua harian Jokowi Centre
(Redaksi)
