Satgas: Vaksinasi Gotong-royong Dimulai Setelah Idul Fitri 1442 Hijriah - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Satgas: Vaksinasi Gotong-royong Dimulai Setelah Idul Fitri 1442 Hijriah

by Rizky Sihotang
11/Mei/2021 15:35
Satgas: Vaksinasi Gotong-royong Dimulai Setelah Idul Fitri 1442 Hijriah

Ilustrasi Vaksin Sinopharm. (F: Shutterstock)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pelaksanaan vaksinasi gotong-royong akan dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/2021.

Dilansir dari KOMPAS.com, saat ini teknis pelaksanaan vaksinasi gotong-royong sedang disiapkan oleh pemerintah dan pihak terkait.

“Pelaksanaan program vaksiansi gotong royong akan dilaksanakan pasca Hari Raya Idul Fitri. Teknis pelaksanaannya sedang dipersiapkan,” ujar Wiku dalam konferensi pers virtual melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (11/05/2021).

Wiku melanjutkan, saat ini terdapat 1 Juta dosis vaksin Sinopharm yang akan digunakan dalam program vaksinasi gotong-royong.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto sebelumnya menyebut satu kali penyuntikan vaksinasi gotong royong akan dibanderol dengan harga Rp 500.000.

Angka tersebut ditetapkan pemerintah untuk perusahaan yang ikut dalam program vaksinasi ini.

“Sudah ditetapkan harga vaksin Rp 375.000 per dosis dan penyuntikan Rp 125.000, sehingga totalnya Rp 500.000,” kata Airlangga usai rapat terbatas bersama presiden dan sejumlah menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/05/2021).

Airlangga menyebutkan, saat ini sudah tersedia 500.000 dosis vaksin Sinopharm di Indonesia yang nantinya digunakan untuk vaksinasi gotong royong.

Jumlah itu baru sebagian kecil lantaran pemerintah telah menyepakati kerja sama pengadaan vaksin Sinopharm sebanyak 7,5 Juta dosis.(*)

Berita Sebelumnya

Kisah Pengemis yang Raup Rp 18 Juta Per Bulan, Bisa Bangun Rumah dan Beli Sepeda Motor

Berita Selanjutnya

Komnas HAM RI akan “Periksa” Wali Kota Batam atas Pertanggungjawaban Pelayanan Air Minum

Berita Selanjutnya
Komnas HAM Minta Penjelasan Wali Kota Batam atas Masalah Akses Pelayanan Air Minum ke Pemukiman Liar

Komnas HAM RI akan "Periksa" Wali Kota Batam atas Pertanggungjawaban Pelayanan Air Minum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com