BatamNow.com, Pretoria – Pemerintah Provinsi Gauteng menegaskan bahwa tidak ada catatan rumah sakit tentang kelahiran Gosiame Thamara Sithole, ibu asal Afrika Selatan yang mengaku telah melahirkan 10 bayi. Dilansir dari Kompas.com.
Bahkan menurut penyelidikan pemerintah setempat, Sithole dinyatakan tidak hamil.
Dilansir NY Post, pihaknya mengaku sudah melakukan pemeriksaan menyeluruh dengan semua rumah sakit di daerah tersebut demi membuktikan kebenaran klaim Sithole.
Tapi ternyata, Sithole yang mengaku mengalami “decuplet” alias melahirkan 10 bayi sekaligus, terbukti berbohong.
“Tidak ada rumah sakit di provinsi ini, baik pemerintah maupun swasta, yang memiliki catatan kelahiran seperti itu di fasilitas mereka,” kata pemerintah.
Saat ini, Sithole, yang berusia 37 tahun, masih menjalani evaluasi psikiatri 72 jam, yang saat ini diperpanjang sampai seminggu.
“Sekarang telah ditetapkan oleh praktisi medis bahwa Mrs Sithole tidak melahirkan bayi dalam beberapa waktu terakhir,” ungkap pernyataan itu.
“Juga telah ditetapkan bahwa dia tidak hamil belakangan ini.”
Pemerintah Gauteng juga sudah memerintahkan jaksa negara untuk melakukan tindakan hukum terhadap surat kabar yang yang menyebarkan berita bohong, Pretoria News.
Media ini menuliskan bahwa “pemerintah berusaha menutupi kelalaian medis” dengan menahan Sithole.
“Tuduhan ini salah, tidak berdasar, dan hanya merusak reputasi baik Rumah Sakit Akademik Steve Biko dan Pemerintah Provinsi Gauteng,” tambah pernyataan itu.
Pemerintah mengaku sangat prihatin dengan perilaku surat kabar tersebut, khususnya Editor Pretoria News, Piet Rampedi.
Sementara itu, Rampedi menulis permintaan maaf kepada karyawannya.
Dirinya mengungkapkan “kesedihan dan penyesalan” atas beritanya, dan mengakui bahwa pelaporannya lemah.
Rampedi mengaku percaya dengan Sithole karena dirinya berteman dengannya.(*)

