Ibu di Afrika Selatan yang Mengaku Lahirkan 10 Bayi Ternyata Bohong - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Ibu di Afrika Selatan yang Mengaku Lahirkan 10 Bayi Ternyata Bohong

by BATAM NOW
25/Jun/2021 13:03
Wanita di Afrika Selatan Mengandung 10 Anak Kembar Pertama di Dunia

Gosiame Thamara Sithole (kiri) yang melahirkan 10 anak dan suami, Tebogo Tsoetsi (kanan). (F: YOUTUBE/ THENJIWE TV)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Pretoria – Pemerintah Provinsi Gauteng menegaskan bahwa tidak ada catatan rumah sakit tentang kelahiran Gosiame Thamara Sithole, ibu asal Afrika Selatan yang mengaku telah melahirkan 10 bayi. Dilansir dari Kompas.com.

Bahkan menurut penyelidikan pemerintah setempat, Sithole dinyatakan tidak hamil.

Dilansir NY Post, pihaknya mengaku sudah melakukan pemeriksaan menyeluruh dengan semua rumah sakit di daerah tersebut demi membuktikan kebenaran klaim Sithole.

Baca Juga:  Wanita di Afrika Selatan Mengandung 10 Anak Kembar Pertama di Dunia

Tapi ternyata, Sithole yang mengaku mengalami “decuplet” alias melahirkan 10 bayi sekaligus, terbukti berbohong.

“Tidak ada rumah sakit di provinsi ini, baik pemerintah maupun swasta, yang memiliki catatan kelahiran seperti itu di fasilitas mereka,” kata pemerintah.

Saat ini, Sithole, yang berusia 37 tahun, masih menjalani evaluasi psikiatri 72 jam, yang saat ini diperpanjang sampai seminggu.

“Sekarang telah ditetapkan oleh praktisi medis bahwa Mrs Sithole tidak melahirkan bayi dalam beberapa waktu terakhir,” ungkap pernyataan itu.

“Juga telah ditetapkan bahwa dia tidak hamil belakangan ini.”

Pemerintah Gauteng juga sudah memerintahkan jaksa negara untuk melakukan tindakan hukum terhadap surat kabar yang yang menyebarkan berita bohong, Pretoria News.

Media ini menuliskan bahwa “pemerintah berusaha menutupi kelalaian medis” dengan menahan Sithole.

“Tuduhan ini salah, tidak berdasar, dan hanya merusak reputasi baik Rumah Sakit Akademik Steve Biko dan Pemerintah Provinsi Gauteng,” tambah pernyataan itu.

Pemerintah mengaku sangat prihatin dengan perilaku surat kabar tersebut, khususnya Editor Pretoria News, Piet Rampedi.

Sementara itu, Rampedi menulis permintaan maaf kepada karyawannya.

Dirinya mengungkapkan “kesedihan dan penyesalan” atas beritanya, dan mengakui bahwa pelaporannya lemah.

Rampedi mengaku percaya dengan Sithole karena dirinya berteman dengannya.(*)

Berita Sebelumnya

Pfizer Klaim Vaksinnya Efektif 90% Lawan Varian Delta

Berita Selanjutnya

Corona RI Kian Darurat, Stok Oksigen Makin Jadi Rebutan!

Berita Selanjutnya
Corona RI Kian Darurat, Stok Oksigen Makin Jadi Rebutan!

Corona RI Kian Darurat, Stok Oksigen Makin Jadi Rebutan!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com