Dokumen AS Sebut Varian Delta Menular Secepat Cacar Air, Apa Sih Artinya? - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Dokumen AS Sebut Varian Delta Menular Secepat Cacar Air, Apa Sih Artinya?

by BATAM NOW
01/Agu/2021 07:21
Studi: Risiko Wafat karena Infeksi Covid B117 Lebih Tinggi

IIustrasi, mutasi Covid-19. (F: iStockphoto)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Sebuah dokumen internal pusat pencegahan dan pengendalian penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut varian Delta Covid-19 menular 60 persen lebih cepat dibanding varian Alfa (B117). Dikatakan, varian ini menular secepat cacar air atau chickenpox.

Dokumen tersebut juga menyebut varian Delta juga mungkin menyebabkan sakit yang lebih parah. Namun ditambahkan, belum ada data yang cukup untuk menyimpulkan demikian.

Peringatan lain yang tercantum dalam dokumen tersebut adalah bahwa seseorang yang sudah divaksinasi tetap punya potensi menularkan varian Delta. Meski demikian, vaksinasi tetap efektif mencegah risiko sakit parah dan kematian.

Semudah Apa Varian Delta Menyebar?

Varian Delta atau nama resminya B1617.2 (B.1.617.2) pertama kali diidentifikasi di India pada Oktober 2020. Para ilmuwan meyakini varian ini menular 60 persen lebih cepat dibanding varian Alfa (B117) yang ditemukan pertama kali di Inggris.

Varian Alfa sendiri diyakini 50 persen lebih menular dibanding varian asli yang ditemukan di Wuhan pada awal pandemi.

Baca Juga:  Saat Jadi Endemi, Siapa yang Menanggung Biaya Pasien Covid-19?

Seperti halnya varian Covid-19 lainnya, varian Delta juga menyerang pernapasan. Karena itu, peluang untuk mencegah penularannya adalah dengan melindungi saluran napas.

Pakar kesehatan dr Andi Khomeini Takdir, SpPD dalam sebuah talkshow daring menegaskan, menggunakan masker, terutama rangkap atau dobel, paling efektif mencegah penularan varian apapun hingga saat ini.

“Varian apa pun yang kemudian nanti dirilis, kuncinya sebenarnya sederhana, masker. PR-nya kita sudah tahu, itu masker 2 lapis punya proteksi 90 persen which is lebih bagus, lebih tinggi daripada hanya 1 (lapis masker),” jelasnya, Selasa (29/06/2021).(*)

Berita Sebelumnya

Kena Pungli di Pelabuhan? Bisa Ngadu ke Timnya Luhut!

Berita Selanjutnya

Daftar Vitamin yang Diperlukan Tubuh dan Fungsinya

Berita Selanjutnya
Catat, Rekomendasi Vitamin untuk Pasien COVID-19 Isolasi Mandiri

Daftar Vitamin yang Diperlukan Tubuh dan Fungsinya

Comments 1

  1. Ping-balik: WHO cemas varian Delta bukan mutasi terakhir, muncul Delta Plus? – Xcloud.id

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com