BatamNow – Menteri Keuangan Sri Mulyani membuat Surat Edaran (SE) bagi Kementerian dan Lembaga (KL) mengenai aturan realokasi dan reprograming penanganan Covid-19.
Seraya membuat dan menyusun SE itu, Sri tak lupa menyapa publik karena banyak pihak menanyakan soal kesehatannya, di saat merebaknya Virus Corona.
“Saya, alhamdulilah tetap sehat dan terus melakukan tugas sebagai Menkeu secara penuh,” demikian dikutip BatamNow dari akun Facebook Srimulyani.

Sabtu minggu ini, tulis Sri Mulyani di laman FB nya, dia bekerja penuh melakukan rapat koordinasi.
Rapat dilakukan lewat konferensi video dengan jajaran Kemenkeu untuk merumuskan kebijakan dan langkah-langkah APBN dan keuangan negara dalam menangani penyebaran virus Corona (Covid-19).
Menurut Sri Mulyani, rapat dengan video untuk mengurangi potensi penularan virus Covid-19, tapi tetap efektif dalam merumuskan kebijakan dan melaksanakan tugas Kemenkeu.
Adapun isi SE yang akan diterbitkan:
(1) SE bagi Kementrian Lembaga agar mereka mampu melakukan realokasi dan reprograming anggaran KL untuk penanganan masalah Covid-19. Semua menteri harus memfokuskan belanja untuk mencegah dan menangani dampak penyebaran virus Covid-19.
(2) Menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan untuk memberi landasan hukum bagi pemerintah daerah dalam melakukan penyesuaian penggunaan anggaran transfer ke daerah bagi penanganan pencegahan dan mengurangi dampak penyebaran virus Covid-19.
(3) Menerbitkan pedoman Business Continuation Process (BCP) Kemenkeu, yaitu pedoman kerja dan jam kerja termasuk bekerja dari rumah (work from home) bagi jajaran Kemenkeu dalam menghadapi situasi merebaknya virus Covid-19.
(4) Menyetujui usulan Dirjen Pajak, untuk menetapkan status kahar dan memperpanjang waktu penyerahan SPT Wajib Pajak Pribadi dari akhir Maret menjadi April 2020. Juga meminta WP melakukan penyerahan secara online atau melalui Kantor Pos dan tidak melakukan pelayanan tatap langsung untuk menghindari potensi penularan.
(5) Melakukan antisipasi dampak Covid19 pada masyarakat, ekonomi dan APBN dan mengelola dampak negatif secara prudent dan efektif.

Dalam pesannya diakhir tulisan, Sri Mulyani tak lupa menyampaikan terimaksihnya atas perhatian dan dukungan semua pihak.
Salam sapa dukungan masyarakat untuk terus menjalankan tugas menjaga Indonesia, dan menjaga Keuangan Negara bagi sebesar-besar kemakmuran dan keamanan serta kesehatan rakyat Indonesia.(*/om)
