BatamNow — Usaha transportasi penumpang laut Batam ke Singapura dan Malaysia, dan sebaliknya “babak belur” terdampak Coronavirus Diseases (Covid-19).
Pelabuhan Internasional Harbourbay- Batu Ampar, salah-satunya yang terdampak dari lima pelabuhan Internasional di sini.

Pelabuhan Internasional ini, dalam keadaan normal melayani 28 trip pelayaran dari Batam ke Singapura dan Malaysia. Sebanyak 8 trip ke Stulang Laut Malaysia, 4 trip ke Tanah Merah dan 16 trip ke Harbourfront di Singapura.
Kini, pelayaran dari Harbourbay di Batam hanya melayani 5 trip. Ke Pelabuhan Stulang Laut di Malaysia 3 trip dan ke Harbourfront di Singapura 2 trip. Rute ke Tanah Merah di “canceled” semua.
Pengurangan trip ini karena jumlah penumpang Singapura-Batam atau sebaliknya berkurang drastis, bahkan nyaris nihil.
Ini juga akibat Singapura memperketat aturan masuk dan transit ke negaranya. Malaysia juga sudah mengeluarkan aturan Lockdown. Imbasnya, jumlah penumpang yang keluar dan masuk lewat pelabuhan internasional di Batam, anjlok.
Pengurangan rute ini terlihat pada Selasa (17/3/2020). Pelayaran trip pertama dari Pelabuhan Harbourbay ke Harbourfront Singapura berangkat hanya dengan 13 penumpang.
Dari Harbourfront ke Harbourbay, kapal trip pertama hanya ditumpangi 9 orang.
Sebelum Covid-19 mewabah di dunia, pelayaran dari Harbourbay ke Harbourfront ditumpangi ratusan orang per trip. Sejak Covid-19 mewabah jumlah penumpang mulai menurun di 5 pelabuhan Internasional di Batam.

Pelabuhan Internasional Sekupang juga Terdampak
Pantauan BatamNow di konter tiket Kapal MV. Majestic di pelabuhan internasional sekupang juga mengungkap “drop” nya jumlah penumpang yang berangkat ke Singapura.
“Kapal trip 1 yang berangkat pukul 06.00 WIB hanya membawa 9 penumpang,” kata sumber, sembari meminta namanya tak di tulis.
Data yang diperoleh media ini 9 penumpang itu warga negara Singapura.
Pelabuhan WaterFront Stop Operasi
Dampak Covid-19 juga membuat pelabuhan Internasional WaterFront stop beroperasi.
“Sudah satu minggu dari marina tidak operasi karena tidak ada penumpang,” kata salah seorang agen pelayaran di Batam.
Direktur Pelabuhan BP Batam : Penumpang turun 40 persen
Merebak isu penutupan pelabuhan Internasional Batam center di kalangan supir Taksi yang mangkal di pelabuhan itu.
“Tadi pagi Rudi ke sini, kabarnya Pak Rudi meminta, besok pelabuhan ini stop beroperasi,” kata salah seorang supir taksi ke BatamNow, Selasa (17/3/2020) pagi.
Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Nelson Idris, dikonfirmasi BatamNow terkait isu liar itu.
“Tdk di tutup. Kegiatan masih seperti biasa, tetapi penumpang memang menurun jumlahnya sampai 40%,” tulisnya melalui pesan WhatsApp. (Panahatan)
