RI Ternyata Bisa Bikin Kapal Perang 'Siluman' Canggih - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

RI Ternyata Bisa Bikin Kapal Perang ‘Siluman’ Canggih

22/Agu/2021 15:20
RI Ternyata Bisa Bikin Kapal Perang ‘Siluman’ Canggih

KRI Golok-688. (F: Dok/ PT Lundin Industry Invest)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Diam-diam kemampuan galangan kapal di Indonesia kian mumpuni membangun kapal-kapal kebutuhan militer yang andal.

Dilansir CNBCIndonesia com, baru-baru ini Indonesia berhasil merilis satu kapal perang dengan teknologi tinggi dan dipakai oleh TNI AL.

Kemarin, Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Golok-688 produksi PT. Lundin Industry Invest akhirnya menambah kekuatan kapal tempur (striking force) TNI Angkatan Laut.

KRI Golok- 688 diresmikan dalam acara Shipnaming dan Launching oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., bertempat di Galangan PT. Lundin Industry Invest, Banyuwangi, Sabtu (21/08/2021).

Pembangunan kapal jenis Kapal Cepat Rudal (KCR) Trimaran merupakan manifestasi penting dari pemenuhan kebutuhan Alat utama sistem senjata (Alutsista) TNI Angkatan Laut sesuai dengan perencanaan strategis yang telah ada termasuk luasnya wilayah perairan Indonesia yang perlu dijaga.

KRI Golok-688. (F: Dok/ PT Lundin Industry Invest)

Kasal Laksamana Yudo mengatakan bahwa, KCR Trimaran yang diberi nama KRI Golok-688 ini merupakan produk kapal pertama yang terbuat dari bahan composite yang memiliki keunggulan kekuatan spesifik yang tinggi. Selain lebih ringan, serta mempunyai ketahanan lelah dan ketahanan korosi yang sangat baik. Oleh karena itu, kapal ini dapat dijadikan desain pengembangan sebagai prototipe kapal trimaran.

Baca Juga:  Sabtu Pagi, Komnas HAM Baru Akan Temui Warga dan LSM Pendamping di Rempang

Ia bilang filosofis dari pemberian nama kapal ini adalah hendaknya KRI Golok-688 dapat digunakan untuk melaksanakan setiap tugas operasi yang diberikan, baik Operasi Militer untuk Perang (OMP), maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

“Dengan kecepatan yang tinggi dan daya hancurnya yang besar kapal ini diharapkan akan mampu melaksanakan taktik kapal cepat rudal yaitu hit and run,” kata Laksamana Yudo dalam pernyataannya, dikutip Minggu (22/08).

Ia mengungkapkan bahwa pembangunan kapal KCR Trimaran ini tentunya memiliki makna yang sangat strategis bagi PT. Lundin Industry Invest sebagai salah satu industri pertahanan nasional yang telah berhasil dalam pengembangan teknologi industri pertahanan untuk kepentingan nasional yang mampu menjadi solusi dalam upaya mengurangi ketergantungan dari negara lain terkait pengadaan Alutsista TNI Angkatan Laut di masa mendatang.

KRI Golok-688 jenis KCR Trimaran memiliki spesifikasi panjang seluruhnya (Loa) 62,53 meter, lebar 16 meter, tinggi kapal dari draft 18,7 meter dengan bobot 53,1 ton. Kecepatan maksimum 28 knots, kecepatan jelajah 16 knots, kapal perang ini juga dipersenjatai meriam 30 mm dan senapan 12,7 mm serta mampu mengangkut 25 ABK.(*)

Berita Sebelumnya

Covid-19 Kota Batam 22 Agustus 2021: 23 Kasus Baru, 37 Sembuh dan 4 Meninggal

Berita Selanjutnya

Sat Binmas Polresta Barelang Tinjau Penerapan PPKM Level 3 di Pasar Cipta Land Tiban Indah

Berita Selanjutnya
Sat Binmas Polresta Barelang Tinjau Penerapan PPKM Level 3 di Pasar Cipta Land Tiban Indah

Sat Binmas Polresta Barelang Tinjau Penerapan PPKM Level 3 di Pasar Cipta Land Tiban Indah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com