Ke Mana Kadisperindag Gustian Riau Pasca Kisruh di SPBU Tanjung Riau? - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Ke Mana Kadisperindag Gustian Riau Pasca Kisruh di SPBU Tanjung Riau?

06/Okt/2021 17:20
Mengatasi Kelangkaan Premium, Disperindag Batam Berencana Luncurkan Kartu Kendali BBM

Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau. (F: ist)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Batam Gustian Riau seakan menghilang pasca kisruh di SPBU 13.294.705 di Tanjung Riau, Rabu (06/10/2021).

Kru BatamNow.com pada Rabu siang, sekitar pukul 11.45 menyambangi kantornya di gedung Dinas Bersama, Jalan Engku Putri 17, Gustian tidak berada di tempat. “Lagi tidak ada di tempat,” kata beberapa ASN di sana.

Beberapa kali dihubungi lewat komunikasi elektronik, ponselnya tidak aktif.

Padahal sebelumnya, sekitar pukul 10.23 Gustian masih dikonfirmasi kru media ini per telepon, sesaat peristiwa kisruh di areal SPBU Tanjung Riau.

“Iya, kita razia pelangsir-pelangsir. Masih di lokasi lagi ramai ini, nanti saya infokan lagi,” katanya bersahabat membenarkan kejadian yang viral itu.

Maksud kru media ini menemui Gustian untuk konfirmasi lanjutan seputar kejadian kisruh di areal SPBU dimaksud.

Bagaimana sebenarnya modus pelangsiran BBM itu di Kota Batam dan sudah berapa lama?

Kesalahan fatal apa yang dilakukan para terduga pelangsir itu?

Mengapa situasi sampai tidak kondusif dan menimbulkan keonaran di tengah masyarakat imbas dari operasi itu?

Selain itu, media ini juga hendak mengonfirmasi dasar hukum pihak Disperindag Kota Batam melakukan razia. Juga tentang wewenang Disperindag melakukan penahanan terhadap beberapa kendaraan yang digunakan para pelangsir BBM tersebut, sampai beberapa hari.

Siapa-siapa terduga pelakunya?

Bagaimana operasi SPBU di laut yang juga diduga selama ini rawan pelangsiran kakap.

Apakah legal standing Disperindag sebagai Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di kasus pelangsiran BBM ini?

Apakah Disperindag tidak sebatas merekomendasikan kuota kebutuhan BBM subsidi itu di darat dan di laut Kota Batam?

Kalau tindakan pelangsiran BBM itu satu tindak pidana, lantas pada ke mana aparat penegak hukum (APH) lainnya selama ini, tidak menindak para pelangsir BBM yang diduga Disperindag sudah berkecambah di sini?

Baca Juga:  Tiga Oknum Polisi Rampok Motor Warga. Istri dan Anak Korban Terseret Mobil

Berita media ini Rabu (06/10) pagi, terjadi kisruh di areal SPBU Tanjung Riau di saat tim Gustian melakukan operasi pelangsir BBM.

Dalam satu video yang viral dan juga disaksikan kontributor media ini di TKP, sejumlah massa justru balik “menggeruduk” tim Disperindag bersama Satpol PP di lapangan.

Kisruh pun tak terelakkan. Massa yang diperkirakan puluhan itu melakukan perlawanan. Terjadi dorong-dorongan antara sejumlah personel Satpol PP dengan massa yang lumayan banyak jumlahnya di areal itu.

Gustian yang sudah berada di mobil pribadinya Toyota Fortuner BM 95 G, nyaris tersandera akibat perlawanan massa yang tampak beringas.

Terlihat dalam video itu, upaya Satpol PP meloloskan mobil Gustian dari adangan paksa massa, lalu gas full alias ngacir menghindar dari kemungkinan amukan massa di TKP.

Gustian sebagai kepala dinas memang terlihat terjun langsung ke lapangan memimpin operasi ke SPBU, tak kecuali di Tanjung Riau itu.

Sejumlah pelangsir BBM di SPBU dan depot BBM terkena operasi tim Disperindag itu, paling tidak seminggu belakangan ini.

Belum terkonfirmasi, kepastian dan keadilan hukum bagi sejumlah pelangsir yang dirazia tim Gustian.

Sebab sejumlah massa di lapangan meneriakkan beberapa narasi seakan adanya ketidakadilan yang dilakukan pihak Gustian dalam operasi itu.

Seusai operasi yang gaduh itu, sejumlah massa yang marah itu dikabarkan akan menggeruduk Kantor Disperindag.

Sebab, sejumlah kendaraan atau alat pelangsir dan sejumlah BBM dikabarkan dikuasai oleh tim lalu dibawa untuk ditahan.

Apakah kabar itu yang membuat Gustian seakan menghilang? Sangat sulit dikonfirmasi.

Semestinya, Gustian sebagai pejabat publik dalam kapasitasnya mewakili Wali Kota Batam, tak menghindar dan harus transparan atas keributan yang terjadi di areal SPBU itu

Apalagi operasi yang dilakukannya, khususnya yang ricuh dan viral itu, perlu dijelaskan ke publik. Hal ihwal apa sebenarnya yang terjadi.(LL)

Berita Sebelumnya

Waspada Virus Baru Menyebar di Jepang, Menginfeksi Manusia

Berita Selanjutnya

Situs PeduliLindungi Palsu Muncul Lagi, Sebar Penipuan Vaksin Berbayar

Berita Selanjutnya
Aplikasi PeduliLindungi Jadi Syarat Masuk ke Indonesia

Situs PeduliLindungi Palsu Muncul Lagi, Sebar Penipuan Vaksin Berbayar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com