Data Terbaru WHO, 23 Negara Sudah Terinfeksi Omicron - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Data Terbaru WHO, 23 Negara Sudah Terinfeksi Omicron

by BATAM NOW
02/Des/2021 08:22
Malaysia Catat 2 Kasus Pertama Covid-19 varian Delta AY.4.2 dari Inggris

Ilustrasi varian Covid-19. (F: Shutterstock)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan setidaknya sudah ada 23 negara di seluruh dunia yang melaporkan adanya kasus Covid-19 dari varian baru omicron.

“Setidaknya 23 negara dari lima dari enam wilayah WHO kini telah melaporkan kasus omicron dan kami memperkirakan jumlah itu akan terus bertambah,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus di Jenewa, Rabu (01/12/2021).

“WHO menanggapi perkembangan ini dengan sangat serius dan begitu juga setiap negara. Tapi itu seharusnya tidak mengejutkan kami … Inilah yang dilakukan virus. Dan itulah yang akan terus dilakukan virus ini, selama kita membiarkannya terus menyebar.”

Dilansir CNBCIndonesia.com, WHO juga mengatakan varian omicron memiliki lebih dari 30 mutasi pada protein lonjakan. Beberapa mutasi dikaitkan dengan penurunan perlindungan antibodi dan transmisi yang lebih tinggi.

Tedros mengatakan masih banyak yang harus dipelajari tentang efek varian baru pada penularan, tingkat keparahan penyakit dan efektivitas tes, terapi dan vaksin.

Dia menambahkan bahwa varian delta Covid-19 yang sangat menular masih menyumbang hampir semua kasus secara global. Tedros mengatakan menggunakan alat yang tersedia untuk mencegah transmisi delta juga akan menghentikan transmisi omicron.

“Jika negara dan individu tidak melakukan apa yang perlu mereka lakukan untuk menghentikan transmisi delta, mereka juga tidak akan menghentikan omicron,” kata Tedros.

Baca Juga:  Menkes: Pemudik Belum Booster Wajib Tes Antigen Atau PCR

Dia mendesak negara-negara untuk meningkatkan upaya vaksinasi dan tindakan pencegahan lainnya, mencatat bahwa cakupan dan pengujian vaksin yang rendah di negara-negara adalah “resep untuk membiakkan dan memperkuat varian.”

“Kami terus mendesak negara-negara untuk sepenuhnya mendanai akselerator untuk memastikan akses yang adil ke vaksin, tes terapi, di seluruh dunia,” kata Tedros.

Amerika Serikat (AS) menjadi negara terbaru yang mengkonfirmasi kasus pertama omicron di California. Orang tersebut, yang telah divaksinasi lengkap, baru kembali dari Afrika Selatan ke daerah San Francisco pada 22 November dan dinyatakan positif pada 29 November.

Menurut data terbaru, setidaknya ada 24 negara yang melaporkan adanya kasus omicron. Berikut daftarnya, sebagaimana dilansir dari CNN International:

  • Australia: 7 kasus
  • Austria: 1 kasus
  • Belgia: 1 kasus
  • Botswana: 19 kasus
  • Brasil: 2 kasus
  • Kanada: 6 kasus
  • Republik Ceko: 1 kasus
  • Denmark: 4 kasus
  • Prancis: 1 kasus (di Pulau Reunion)
  • Jerman: 9 kasus
  • Hong Kong: 4 kasus
  • Israel: 4 kasus
  • Italia: 9 kasus
  • Jepang: 2 kasus
  • Belanda: 16 kasus
  • Nigeria: 3 kasus
  • Norwegia: 2 kasus
  • Portugal: 13 kasus
  • Arab Saudi: 1 kasus
  • Afrika Selatan: 77 kasus
  • Spanyol: 2 kasus
  • Swedia: 3 kasus
  • Inggris Raya: 22 kasus
  • Amerika Serikat: 1 kasus. (*)
Berita Sebelumnya

Mulai Pagi Ini, Coba Kunyah Ubi Jalar Rebus Setiap Hari, Jangan Kaget Kalau Sekarang Tidak Perlu Habis Biaya ke Dokter

Berita Selanjutnya

Pimpinan KPK Sebut Kepala Desa Korupsi Tak Usah Dipenjara

Berita Selanjutnya
Pimpinan KPK Sebut Kepala Desa Korupsi Tak Usah Dipenjara

Pimpinan KPK Sebut Kepala Desa Korupsi Tak Usah Dipenjara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com