Hadapi Nataru, Pertamina Patra Niaga Rilis Tiga Kebijakan Khusus di Wilayah Sumbagut - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Hadapi Nataru, Pertamina Patra Niaga Rilis Tiga Kebijakan Khusus di Wilayah Sumbagut

13/Des/2021 12:17
BPH Migas Minta Pertamina Monitor dan Amankan Stok. Agustiawan: Sampai Desember Penyaluran BBM Dijamin Terkendali

Pengendara sepeda motor mengisi BBM di SPBU COCO, Lubuk Baja. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Guna memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat di wilayah Sumatera bagian Utara (Sumbagut) yang meliputi, Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sumatra Barat dan Kepulauan Riau, jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT Pertamina Patra Niaga mengeluarkan tiga kebijakan khusus.

“Kami memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Liquefied Petroleum Gas (LPG), dan avtur akan dalam kondisi aman saat perayaan Natal dan Tahun Baru,” ungkap Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Taufikurachmann, dalam keterangan resminya, Minggu (12/12/2021).

Dia mengatakan, sejumlah kebijakan sudah dibuat untuk memastikan ketersediaan bahan bakar dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Kebijakan tersebut, lanjutnya, telah mulai diimplementasikan sejak 29 November 2021 lalu.

Pertama, membentuk satgas yang bertugas memastikan kelancaran distribusi BBM dan LPG. Satgas ini berposko di kantor region, cabang dan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM).

Kedua, menambah stok BBM dan LPG di lembaga penyalur. Kebijakan ini dibuat karena meskipun masih dalam kondisi pandemi, namun konsumsi BBM dan LPG diprediksi akan mengalami peningkatan pada Nataru.

Baca Juga:  Suami dan Istri Bersaing Berselingkuh, Aduh

Diperkirakan akan terjadi kenaikan konsumsi harian BBM jenis gasolin (Pertalite dan Pertamax Series) sebesar 1,5%. Adapun konsumsi harian normal gasolin di wilayah Sumbagut rata-rata sebanyak 12.823 kilo liter, diprediksi naik menjadi 13.012 kilo liter.

Lalu, kenaikan BBM jenis gasoil (Solar dan Dex Series) diprediksi sebesar 4,2%, atau dari 8.767 kilo liter rata-rata konsumsi harian normal, menjadi 9.136 kilo liter.

Ketiga, menambah armada mobil tangki dan SPBU Kantong. SPBU Kantong adalah istilah bagi mobil tangki dengan kapasitas penuh yang disiagakan di SPBU-SPBU tertentu.

“Bila terjadi lonjakan konsumsi dan kemacetan di sekitar SPBU, maka mobil tangki tersebut secara cepat dapat menambah stok BBM di SPBU. Ada 14 SPBU Kantong di wilayah Sumbagut,” terangnya.

Dijelaskan pula, sebagai upaya pengamanan penyaluran BBM, LPG dan Avtur, pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan para stakeholders terkait. Di antaranya Dinas Perhubungan, Kepolisian serta perbankan. Demikian juga koordinasi kepada pihak perbankan dijalin untuk memastikan transaksi pembayaran stok BBM dan LPG dari lembaga penyalur dapat tetap dilayani meski dalam suasana Nataru. (RN)

Berita Sebelumnya

Belum Ada Solusi dari Gubernur Kepri Ansar Ahmad, 5 Ribu Buruh Batam Gelar Demo Susulan di Gedung Graha Kepri

Berita Selanjutnya

Bawa 2 Keranda Mayat, Aliansi Serikat Buruh Batam: Tanda Matinya Hati Nurani Gubernur

Berita Selanjutnya
Bawa 2 Keranda Mayat, Aliansi Serikat Buruh Batam: Tanda Matinya Hati Nurani Gubernur

Bawa 2 Keranda Mayat, Aliansi Serikat Buruh Batam: Tanda Matinya Hati Nurani Gubernur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com