Bawa 2 Keranda Mayat, Aliansi Serikat Buruh Batam: Tanda Matinya Hati Nurani Gubernur - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Bawa 2 Keranda Mayat, Aliansi Serikat Buruh Batam: Tanda Matinya Hati Nurani Gubernur

13/Des/2021 13:06
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Dalam aksi demo kali ini, Aliansi Serikat Buruh Batam membawa 2 keranda mayat yang dipajang di depan gedung Graha Kepri, Batam Center, Senin (13/12/2021).

“Hari ini kita membawa keranda, ini pertanda matinya hati nurani Gubernur Kepri,” teriak orator Jefri dari atas mobil komando.

Masing-masing keranda ditutup kain putih dengan pilox merah bertuliskan “Matinya Hati Gubernur” dan “Upah Murah Selamat Jalan”. Selain itu buruh juga memajang spanduk panjang dengan tulisan “Percuma Ada Gubernur Jangan Dekati Rakyat Saat Pemilu”.

Musababnya, buruh merasa Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengingkari janjinya soal UMK 2022 Kota Batam. “Jangankan aksi di Batam, kita datang ke sana aja berbohong,” teriak orator mengingatkan para Buruh.

Menurutnya, perwakilan aliansi serikat buruh telah pergi ke Dompak untuk bertemu Guebrnur Kepri Ansar Ahmad maupun perwakilannya dan telah disepakati 3 hal, antara lain:

  1. Gubernur akan mempertimbangkan mencabut kasasi UMK 2021
  2. Gubernur tidak akan mengeluarkan SK sebelum bertemu serikat pekerja
  3. Gubernur akan menyurati pemerintah pusat tentang penolakan Omnibus Law di Kepulauan Riau.

“Sampai sekarang, satu pun nggak ada. Pantas nggak itu? Pejabat publik nggak jujur,” ujarnya.

“Tidak, hati nuraninya sudah mati,” jawab para buruh peserta demo.

Baca Juga:  Demo Lagi, Buruh Desak Wali Kota Batam Setujui UMK 2024 Naik 15 Persen

Jika Tak Bertemu Gubernur Juga, Akan Nginap di Depan Graha Kepri

Karena belum ada juga solusi atas tuntutan buruh terkait UMK 2022 Kota Batam hingga saat ini, para peserta demo sepakat akan menginap di depan gedung Graha Kepri.

“Kalau hari ini tidak bertemu juga, kita akan menginap. Sepakat?” teriak Jefri.

“Sepakat,” jawab ribuan buruh.

“Kita tidak benci kepada bapak gubernur, tapi kita benci kepada arogansinya. Kita benci sifatnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, ramai diberitakan pernyataan Gubernur Ansar yang mengatakan, “Yang berhak suruh saya mundur rakyat bukan mereka belum tentu mereka milih saya.”

Menanggapi hal ini, Pengurus Aliansi Buruh Batam, Herman beranggapan mungkin pembisik gubernur yang salah.

“Pembisiknya mungkin yang salah data, dianggapnya orang Batam ini mungkin bukan warga Kepri. Tuntutan kita tetap upah, kita nggak mau menyeret ke politik,” ucap Herman kepada BatamNow.com, Senin (13/12).

“Pokoknya siapapun gubernurnya, kalau kebijakannya tidak pro kepada buruh akan kita tentang,” tegasnya.

Diberitakan media ini, ada sekitar 5 ribu buruh turut dalam aksi demo yang akan digelar selama 5 hari berturut ini, 13-17 Desember 2021. (Hendra)

Berita Sebelumnya

Hadapi Nataru, Pertamina Patra Niaga Rilis Tiga Kebijakan Khusus di Wilayah Sumbagut

Berita Selanjutnya

Persiapkan Penataan Wilayah Kawasan Industri, Ditjen Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Kementerian Perindustrian RI Kunjungi BP Batam

Berita Selanjutnya
Persiapkan Penataan Wilayah Kawasan Industri, Ditjen Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Kementerian Perindustrian RI Kunjungi BP Batam

Persiapkan Penataan Wilayah Kawasan Industri, Ditjen Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Kementerian Perindustrian RI Kunjungi BP Batam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com