Saham PURI Turun, Namun Tetap Menjanjikan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Saham PURI Turun, Namun Tetap Menjanjikan

by BATAM NOW
24/Jan/2022 20:32
40 Emiten Bakal Delisting di BEI. Saham PT Sat Nusapersada dan Puri Global Sukses Melemah

Karyawan berada di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/01/2022). (F: Bisnis.com)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan, bahkan hampir menyentuh 1 persen pada sesi pertama perdagangan hari ini. Salah satu saham yang melemah berkode PURI milik PT Puri Global Sukses Tbk, perusahaan properti di Batam, Kepulauan Riau.

Dari pantauan BatamNow.com, saham PURI melemah sebesar -2,00 atau sebesar 0,51 persen. Padahal, emiten ini tercatat di kategori Pengembang di Papan Pencatatan. Hingga penutupan, PURI berada di angka 388,00 dari sebelumnya dibuka 390,00.

Menanggapi melemahnya saham PURI, ekonom dan Financial Market Specialist Lucky Bayu Purnomo mengatakan, saat ini sektor properti memiliki tantangan, sehingga emiten yang ada di sektor tersebut harus memberikan kinerja fundamental yang bersaing.

Di sisi lain, Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Cheryl Tanuwijaya memproyeksikan, saham properti masih menjanjikan jika pemulihan ekonomi berlangsung stabil sehingga masyarakat memiliki daya beli.

“Namun katalis negatifnya adalah kenaikan suku bunga BI yang mengikuti kenaikan suku bunga The Fed yang diperkirakan bisa 2-3 kali naik di tahun 2022 ini,” ungkapnya.

Baca Juga:  Rudal India Tak Sengaja Ditembakkan ke Pakistan

Tak hanya PURI, sejumlah emiten lain pun mengalami penurunan. Secara umum, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup turun -71,20 poin atau -1,06 persen ke 6.655,16. Dilaporkan, pada penutupan perdagangan, Senin (24/01/2022), terdapat 175 saham menguat, 358 saham melemah dan 148 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp 10,2 triliun dari 19,6 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Menurut Technical Analyst Mandiri Sekuritas, Hadiyansyah, pergerakan indeks acuan utama masih dibayangi penurunan indeks bursa global, khususnya Wall Street yang menunjukkan ada sinyal bearish. Data pasar modal Amerika Serikat akhir pekan lalu menunjukkan Dow Jones Industrial Average (DJI) anjlok -1,30%, S&P500 (SPX) turun -1,89&, dan Nasdaq (IXIC) jatuh -2,72%.

Terkait ada tidaknya pengaruh varian Omicron, menurut beberapa pengamat, bukan merupakan katalis negatif bagi pergerakan indeks. “Isu Omicron masih belum terpengaruh ke indeks, polanya sama seperti saat indeks terkena badai Delta di Juli-Agustus. Jadi (penurunan) masih sebatas konsolidasi,” kata Head of Technical Analyst PT BNI Sekuritas Andri Zakarias. (RN)

Berita Sebelumnya

Presiden Jokowi dan 7 Menterinya Tiba di Bintan

Berita Selanjutnya

Ini Jawaban KPK Dikritik Hanya Tangkap ‘Koruptur Kelas Teri’

Berita Selanjutnya
Satu Per Satu Pegawai Undur Diri Usai KPK Dianggap Tak Sama Lagi

Ini Jawaban KPK Dikritik Hanya Tangkap 'Koruptur Kelas Teri'

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com