Ini Jawaban KPK Dikritik Hanya Tangkap 'Koruptur Kelas Teri' - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Ini Jawaban KPK Dikritik Hanya Tangkap ‘Koruptur Kelas Teri’

by BATAM NOW
25/Jan/2022 06:02
Satu Per Satu Pegawai Undur Diri Usai KPK Dianggap Tak Sama Lagi

Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (F: Tirto)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyesalkan adanya pihak yang mengkritik operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah kepala daerah. Semua pihak diminta bersama-sama mendukung pemberantasan korupsi di Tanah Air.

“Keberhasilan upaya tersebut tentu butuh kerja bersama yang saling bahu-membahu. Bukan ujaran tanpa fakta yang justru hanya akan menimbulkan kontraproduktif dan pesimisme publik,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri kepada Medcom.id, Senin (24/01/2022).

Dilansir Medcom.id, Ali menegaskan empat OTT yang digelar dalam satu bulan itu merupakan bukti keseriusan Komisi Antirasuah memberangus praktik amis di Indonesia. KPK tak segan menindak siapa pun yang mencoba terlibat kasus rasuah.

“Rangkaian OTT KPK pada awal 2022 ini menjadi wujud komitmen kami untuk terus berikhtiar serius dalam upaya pemberantasan korupsi melalui strategi penindakan,” tegas Ali.

Sebelumnya, Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengkritik OTT yang dilakukan KPK pada awal tahun. KPK dinilai kurang galak karena hanya menangkap koruptor kelas teri. Lembaga Antikorupsi sudah melakukan empat kali operasi senyap pada Januari 2022.

Baca Juga:  Jokowi Perintahkan Harga Tes PCR Dipatok Rp 450-550 Ribu

“Itu terbukti yang ditangkap hanya bupati, padahal dulu tinggi yang ditangkap (anggota) DPR, menteri, DPR, menteri, kan selalu begitu,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman melalui keterangan tertulis, Senin (24/01).

Boyamin mengatakan menangkap kepala daerah tidak sulit untuk KPK. Level kepala daerah dinilai kurang ‘seram’ untuk KPK. (*)

Berita Sebelumnya

Saham PURI Turun, Namun Tetap Menjanjikan

Berita Selanjutnya

Pemilu 2024 Digelar 14 Februari, Pilkada 27 November

Berita Selanjutnya
Tim Kerja Bersama Sepakati Pileg-Pilpres 28 Februari 2024

Pemilu 2024 Digelar 14 Februari, Pilkada 27 November

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com