Akhir Minggu, Saham PTSN Kembali Masuk Zona Hijau - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Akhir Minggu, Saham PTSN Kembali Masuk Zona Hijau

28/Jan/2022 20:58
RUPSLB PT Sat Nusapersada Tbk Setujui Direksi Memperoleh Fasilitas Kredit Rp 577 Miliar

PT Sat Nusapersada. (F: ist)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir minggu (weekend) ini, indeks saham PT Sat Nusapersada berkode emiten PTSN masuk ke zona hijau.

Sepanjang minggu ini, saham PTSN mengalami fluktuasi sejak pembukaan di Senin, 21 Januari 2022. Sempat naik signifikan pada 26 Januari 2022, ke angka 226, namun esoknya turun di angka 222 dan berada di zona merah.

Beruntung di Jumat, 28 Januari 2022 ini, setelah dibuka di angka 222, sempat merosot ke angka 218, lalu naik kembali menjadi 224, hingga penutupan.

“Saham Sat Nusapersada mengalami kenaikan 0,90%, pada pembukaan sesi II,” kata Pengamat Pasar Modal Lucky Bayu Purnomo, di Jakarta, Jumat (28/01/2022).

Dia menjelaskan, mayoritas sektor-sektor saham juga mencatatkan kenaikan di perdagangan hari ini. Kenaikan tertinggi dicatatkan IDX Sector Technology 1,37%, IDX Sector Industry 0,64%, IDX Sector Infrastructure 0,27%, IDX Sector Transportation & Logistic 2,3%, dan IDX Sector Energy 0,11%.

Baca Juga:  Hikmahanto: Pemerintah Harus Transparan Soal FIR di Kepri, Jangan Ada yang Disembunyikan

Menurutnya, pada perdagangan minggu depan, ada harapan kenaikan nilai saham PTSN. “Pasti ada kemungkinan naik (di perdagangan minggu depan). Karena saham-saham di sektor teknologi nampaknya kian diminati,” urainya.

Sementara itu, para analis yang tergabung dalam Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, penyebaran jumlah kasus baru dari varian Omicron membuat sejumlah ekonom merevisi target pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2022. Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 tumbuh sebesar 4,7% hingga 5,5%.

“Pelonggaran aktivitas masyarakat, penanganan pandemi yang lebih baik dan diikuti progress vaksinasi mendorong sikap optimis Bank Indonesia terhadap pertumbuhan pada 2022. Pemulihan ekonomi domestik diperkirakan semakin kuat pada tahun ini. Berdasarkan sejumlah leading indicator seperti penjualan retail dan keyakinan konsumen dinilai menjadi pondasi kuat terhadap pertumbuhan tersebut,” jelasnya. (RN)

Berita Sebelumnya

Jokowi: Warga Positif Covid Tanpa Gejala Isolasi di Rumah 5 Hari

Berita Selanjutnya

Bolehkan Debt Collector Merampas Kendaraan Penunggak Utang di Jalan?

Berita Selanjutnya
Bolehkan Debt Collector Merampas Kendaraan Penunggak Utang di Jalan?

Bolehkan Debt Collector Merampas Kendaraan Penunggak Utang di Jalan?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com