BatamNow.com, Jakarta – Pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir minggu (weekend) ini, indeks saham PT Sat Nusapersada berkode emiten PTSN masuk ke zona hijau.
Sepanjang minggu ini, saham PTSN mengalami fluktuasi sejak pembukaan di Senin, 21 Januari 2022. Sempat naik signifikan pada 26 Januari 2022, ke angka 226, namun esoknya turun di angka 222 dan berada di zona merah.
Beruntung di Jumat, 28 Januari 2022 ini, setelah dibuka di angka 222, sempat merosot ke angka 218, lalu naik kembali menjadi 224, hingga penutupan.
“Saham Sat Nusapersada mengalami kenaikan 0,90%, pada pembukaan sesi II,” kata Pengamat Pasar Modal Lucky Bayu Purnomo, di Jakarta, Jumat (28/01/2022).

Dia menjelaskan, mayoritas sektor-sektor saham juga mencatatkan kenaikan di perdagangan hari ini. Kenaikan tertinggi dicatatkan IDX Sector Technology 1,37%, IDX Sector Industry 0,64%, IDX Sector Infrastructure 0,27%, IDX Sector Transportation & Logistic 2,3%, dan IDX Sector Energy 0,11%.
Menurutnya, pada perdagangan minggu depan, ada harapan kenaikan nilai saham PTSN. “Pasti ada kemungkinan naik (di perdagangan minggu depan). Karena saham-saham di sektor teknologi nampaknya kian diminati,” urainya.
Sementara itu, para analis yang tergabung dalam Pilarmas Investindo Sekuritas menjelaskan, penyebaran jumlah kasus baru dari varian Omicron membuat sejumlah ekonom merevisi target pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2022. Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2022 tumbuh sebesar 4,7% hingga 5,5%.
“Pelonggaran aktivitas masyarakat, penanganan pandemi yang lebih baik dan diikuti progress vaksinasi mendorong sikap optimis Bank Indonesia terhadap pertumbuhan pada 2022. Pemulihan ekonomi domestik diperkirakan semakin kuat pada tahun ini. Berdasarkan sejumlah leading indicator seperti penjualan retail dan keyakinan konsumen dinilai menjadi pondasi kuat terhadap pertumbuhan tersebut,” jelasnya. (RN)

