Negara Ini Umumkan Pandemi Telah Berakhir, Kok Bisa? - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Negara Ini Umumkan Pandemi Telah Berakhir, Kok Bisa?

by BATAM NOW
10/Feb/2022 11:05
Negara Ini Umumkan Pandemi Telah Berakhir, Kok Bisa?

Warga Swedia tidak mengenakan masker. (F: Claudio Bresciani/ TT News Agency via AP)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Pemerintah Swedia mengumumkan “pandemi telah berakhir”. Semua pembatasan Covid-19 bahkan sudah dicabut, Rabu (09/02/2022).

Ini dilakukan meski tekanan pada sistem perawatan kesehatan masih tinggi. Bahkan, sejumlah ilmuwan sudah meminta pemerintah bersabar memerangi pandemi.

Mengutip Reuters, pemerintah menyebut ada dua alasan mengapa ini dilakukan pemerintah. Pertama, angka vaksinasi tinggi dan varian Omicron yang diyakini tidak terlalu parah.

“Seperti yang kita ketahui pandemi ini, saya akan mengatakan ini sudah berakhir,” kata Menteri Kesehatan Lena Hallengren ke surat kabar setempat Dagens Nyheter.

“… Seperti yang kita ketahui dalam hal … pembatasan, itu sudah berakhir,” katanya.

Ia pun menambahkan bahwa Covid-19 di negeri itu, tidak lagi diklasifikasikan sebagai penyakit berbahaya bagi masyarakat. Sejak awal pandemi, Swedia memang menjadi negara yang kontroversial karena tak melakukan penguncian dan melakukan pendekatan pembatasan sukarela.

Saat ini, bar dan restoran akan diizinkan untuk tetap buka setelah jam 11 malam lagi dan tanpa batasan jumlah tamu. Batas kehadiran untuk tempat-tempat dalam ruangan yang lebih besar juga dicabut, seperti penggunaan tiket masuk vaksin.

Baca Juga:  Batam Kembali ke Level 1 hingga 14 Februari. Coba Baca Instruksi Mendagri Ini

Sementara itu, dari data lapangan, rumah sakit Swedia masih merasakan tekanan. Ada sekitar 2.200 orang dengan Covid-19 yang membutuhkan perawatan di rumah sakit per kemarin.

Sebanyak 114 kematian baru juga dilaporkan. Secara total 16.182 orang telah meninggal karena infeksi Covid-19 di negara itu.

“Kita harus memiliki sedikit lebih banyak kesabaran, menunggu setidaknya beberapa minggu lagi. Dan kita cukup kaya untuk terus melakukan pengujian,” kritik profesor virologi di Universitas Umea Swedia, Fredrik Elgh ke pemerintah.

“Penyakit ini masih menjadi beban besar bagi masyarakat,” tegasnya. (*)

   sumber: CNBC Indonesia
Berita Sebelumnya

Indahnya Berbagi, PIKORI BP Batam Kembali Gelar Bakti Sosial

Berita Selanjutnya

Di Batam 111 Kasus Probable Omicron. Ini Ciri-ciri Tubuh Terpapar, Jangan Diabaikan!

Berita Selanjutnya
Sering Diabaikan, Ini 3 Gejala Utama Anda Terinfeksi Omicron!

Di Batam 111 Kasus Probable Omicron. Ini Ciri-ciri Tubuh Terpapar, Jangan Diabaikan!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com