Positif Covid Bertambah 40 Ribu Kasus, 74 Meninggal Dunia - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Positif Covid Bertambah 40 Ribu Kasus, 74 Meninggal Dunia

10/Feb/2022 18:01
Satgas Covid-19: 76% Kasus Didominasi Corona Varian Delta

Ilustrasi mutasi virus corona. (F: CNBC Indonesia/ Arie Pratama)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia bertambah 40.618 pada hari ini, Kamis (10/02/2022). Jumlah kasus positif Covid-19 sejak pertama kali diumumkan pada Maret 2020 lalu kini menjadi 4.667.554.

Dari jumlah kasus positif itu, sebanyak 4.234.510 di antaranya telah pulih. Pasien yang telah dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona bertambah 18.182 dari hari sebelumnya.

Kemudian, sebanyak 144.858 di antaranya meninggal dunia. Pasien yang meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona bertambah 74 dari hari sebelumnya.

Jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 386.063 Kasus aktif kini menjadi 288.186 usai bertambah 22.362 dari hari sebelumnya. Kasus aktif adalah jumlah orang yang positif Covid-19 dan masih menjalani isolasi atau perawatan di rumah sakit.

Indonesia tengah menghadapi lonjakan kasus virus corona sejak akhir Januari lalu. Jumlah kasus baru naik secara konsisten setiap hari dengan jumlah ribuan.

Lonjakan kasus yang terjadi diprediksi imbas dari varian baru, Omicron. Saat pertama kali terdeteksi di Indonesia, Omicron berasal dari pelaku perjalanan luar negeri yang pulang ke Indonesia. Namun, kini jumlah transmisi lokal di tengah-tengah masyarakat kian bertambah.

Presiden Joko Widodo mengamini bahwa kasus virus corona di Indonesia bakal melonjak. Sebelumnya, pemerintah pernah memprediksi bahwa puncak lonjakan kasus bakal terjadi di akhir Februari mendatang.

Lonjakan kasus yang terjadi diprediksi imbas dari varian baru, Omicron. Saat pertama kali terdeteksi di Indonesia, Omicron berasal dari pelaku perjalanan luar negeri yang pulang ke Indonesia. Namun, kini jumlah transmisi lokal di tengah-tengah masyarakat kian bertambah.

Presiden Joko Widodo mengamini bahwa kasus virus corona di Indonesia bakal melonjak. Sebelumnya, pemerintah pernah memprediksi bahwa puncak lonjakan kasus bakal terjadi di akhir Februari mendatang.

Presiden Jokowi meminta masyarakat untuk tidak panik. Dia mengatakan bahwa tingkat fatalitas atau potensi kematian varian Omicron cenderung kecil.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga mengklaim lonjakan kasus virus corona bisa dikendalikan dan turun kembali di akhir Februari mendatang. Dia berharap masyarakat untuk tidak panik dengan lonjakan kasus yang sedang terjadi.

“Sekali lagi jangan panik, jangan jemawa, tetap waspada. Kalau kasus naik di kota kita, kurangi mobilitas, stay saja di rumah. Insha Allah nanti di akhir Februari kita bisa mengatasi pandemi ini,” kata Budi dalam konferensi pers, Senin (07/02). (*)

   sumber: CNN Indonesia
Berita Sebelumnya

Covid-19 Batam Tembus 330 Kasus Aktif, 8 Kecamatan Zona Merah

Berita Selanjutnya

Kemlu: Jumlah TKI Ilegal yang Berangkat ke Malaysia Melonjak 146 Persen

Berita Selanjutnya
Lagi, Kapal Bawa 27 PMI Ilegal Karam di Perairan Malaysia. 2 Tewas, 19 Selamat dan 6 Hilang

Kemlu: Jumlah TKI Ilegal yang Berangkat ke Malaysia Melonjak 146 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com