Wisman Singapura Tunda Kedatangan Besok, Kadis Pariwisata Kepri: Mereka Lebih Nyaman Lewat VTL di 25 Februari - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Wisman Singapura Tunda Kedatangan Besok, Kadis Pariwisata Kepri: Mereka Lebih Nyaman Lewat VTL di 25 Februari

by BATAM NOW
17/Feb/2022 18:23
Wisman Singapura Tunda Kedatangan Besok, Kadis Pariwisata Kepri: Mereka Lebih Nyaman Lewat VTL di 25 Februari

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar. (F: Instagram/ boeralimar)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Wisatawan mancanegara (Wisman) asal Singapura menunda kedatangan besok ke Nongsa, Batam sebab lebih memilih melancong lewat skema terbaru yang diumumkan otoritas negara itu lewat Vaccinated Travel Lane (VTL) ketimbang travel bubble.

“Warga Singapura yang akan berangkat besok menunda keberangkatannya karena mereka lebih nyaman menggunakan jalur/ skema VTL,” jelas Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Provinsi Kepri Buralimar kepada BatamNow.com, Kamis (17/02/2022).

Ia mengungkapkan, sebenarnya sudah ada wisatawan Singapura mendaftar mengikuti skema travel bubble yang seyogianya datang esok, Jumat (18/02).

“Informasi yang saya terima sudah ada 40 orang yang seharusnya datang besok. Kemungkinan besar mereka menarik diri dan kemungkinan akan berangkat di tanggal 25 Februari karena pas balik nanti tidak di karantina kan,” terangnya.

Seperti diumumkan Maritime and Port Authority of Singapore, VTL laut dengan Batam dan Bintan baru akan dibuka pendaftarannya pada 22 Februari dengan feri pertama pada Jumat (25/02).

Dengan VTL, wisatawan dari Singapura bisa berangkat dengan menggunakan hasil tes Antigen tak wajib RT-PCR. Selain itu juga saat pulang tak lagi diwajibkan karantina.

“Jadi saya rasa itu tanggal 25 Februari dilaksanakan. Karena kalau sebelum tanggal 25 nanti jalurnya masih tidak VTL,” kata Buralimar.

Dia jelaskan, saat datang maupun berada di Nongsa (Indonesia) nanti para wisatawan dari Singapura tetap mengikuti protokol travel bubble.

“Mereka datang dan pulang tetap PCR. Aturan di jalur VTL itu berlaku saat mereka di negaranya,” imbuhnya.

Untuk lokasi yang bisa dikunjungi selama di Batam, lanjut Buralimar, wisatawan Singapura tetap hanya beraktivitas di dalam kawasan Nongsa Sensation.

“Tetap di Nongsa Sensation, tetap di Pelabuhan Nongsapura. Kita masih menetapkan travel bubble, belum ada perubahan sampai saat ini. Kita jalani dulu,” tegasnya.

Untuk penyambutan wisman Singapura di Jumat depan, Buralimar mengatakan bahwa Gubernur Kepri Ansar Ahmad masih menunggu undangan dari Nongsa Sensation.

Kita lihat undangan dari Nongsa Sensation. Kita dari pemerintah selama ini sudah mendorong travel bubble kan hampir 1 tahun,” pesannya.

Menurut Buralimar, sambutan kepada wisman dari Singapura itu tetap penting dilakukan namun secara sederhana saja.

“Karena pengalaman kita di Bali, menyambutnya besar-besaran bikin suasananya tidak nyaman. Mungkin say hello saja, sekadar mengobrol dari jauh karena begitu mereka sampai kan harus PCR,” jelas Buralimar.

Baca Juga:  16 Resor dan Destinasi Wisata untuk Wisatawan Singapura saat Travel Bubble

Sebelumnya, pelayaran kedatangan pertama wisatawan Singapura lewat travel bubble dijadwalkan pada Jumat (18/02) besok dan kemudian ditunda karena adanya kebijakan terbaru yakni VTL laut.

Ketua Tim Asosiasi Nongsa Sensation, Anddy Fong juga membenarkan bahwa penundaan pelayaran perdana itu karena keluarnya skema VTL dari Singapura untuk Batam dan Bintan.

Dalam rilis yang dibagikannya ke media ini, Anddy menjelaskan feri BatamFast telah menjadwalkan ulang pelayaran perdananya menjadi ke Rabu (23/02) pukul 15.00 waktu Singapura (14.00 WIB) dari Pelabuhan Tanah Merah menuju Nongsapura Ferry Terminal.

Pelayaran BatamFast ini akan beroperasi setiap hari dengan jadwal sementara dimana Nongsapura-Tanah Merah pukul 13.00 WIB dan Tanah Merah-Nongsapura pada pukul 15.00 waktu Singapura.

Dijelaskan juga, kedepannya layanan feri itu akan disesuaikan terhadap dengan permintaan pasar.

“Dengan perubahan skema dibukanya VTL Sea oleh Singapura menjadi awal bangkitnya industri pariwisata Kepri, khususnya Batam dan Bintan,” pungkasnya. (D)

Berita Sebelumnya

Kementerian PUPR: Jembatan Batam-Bintan Bakal Dibangun Investor Singapura Mulai Tahun Ini

Berita Selanjutnya

Dugaan Korupsi SMKN 1 Batam Masuk Penyidikan, Kerugian Negara Sampai Ratusan Juta Rupiah

Berita Selanjutnya
Dugaan Korupsi di SMKN 1 Batam, Kasi Intel Kejari: Nominal Kerugian Negara Belum Ada Temuan

Dugaan Korupsi SMKN 1 Batam Masuk Penyidikan, Kerugian Negara Sampai Ratusan Juta Rupiah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com