Negara Tetangga Tuduh RI Palsukan Data Covid, Ini Kata Luhut - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Negara Tetangga Tuduh RI Palsukan Data Covid, Ini Kata Luhut

by BATAM NOW
06/Mar/2022 10:02
1 Juni 2021, Kasus Covid-19 Batam Naik 124 Positif. Berikut Tips Menjaga Kesehatan Selama Pandemi

Ilustrasi pasien Covid-19 tengah dirawat. (F: Chis/Jawa Pos)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Ternyata ada negara tetangga yang menuding Indonesia memalsukan data Covid-19. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Dilansir CNBC Indonesia, Luhut tegas membantah tudingan tersebut. Luhut mengatakan hal ini saat menghadiri Rapat Pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia Tahun 2022 di Gedung Auditorium STIK-PTIK, Jakarta, Selatan, beberapa waktu lalu.

“Melihat kemampuan Indonesia mengatasi Omicron membuat negara tetangga mengatakan kita memanipulasi keterangan, tapi kita disini bicara pada data. Silahkan saja bilang ingin melihat data yang kita miliki tentang kuburan dan rumah sakit sesuai kenyataan di lapangan,” jelasnya, dikutip situs Kemenko Marves, Minggu (06/03/2022).

Lebih lanjut dia mengatakan saat ini rem pada ekonomi sedalam PPKM Darurat. Penanganan pandemi berfokus pada rawat inap rumah sakit (RS) serta kematian pada kelompok masyarakat rentan.

Pemerintah juga memiliki strategi untuk mengejar suntikan dosis kedua vaksinasi pada kota/kabupaten yang belum memenuhi target. Luhut menjelaskan hal ini diperlukan peranan dari Polri.

Baca Juga:  Dorong Pembayaran THR 100 Persen, Anggota DPR: Pandemi Covid-19 Tak Boleh Lagi Jadi Alasan

“Semua ini perlu peran Polri yang selama ini telah berhasil pada vaksinasi. Untuk itu saat ini perlu dikejar mengakselerasi dosis dua dan booster,” ujarnya.

Kebijakan yang didorong dengan kerja sama semua pihak, membuat kasus di provinsi wilayah Jawa-Bali mengalami penurunan. Bahkan pada 14 Maret 2022 mendatang, Bali juga akan dipertimbangkan untuk dibuka kembali.

Indonesia sudah berpengalaman dalam penanganan varian Covid-19 seperti Delta. Luhut mengatakan ini membuat realisasi penanganan pandemi menjadi terkendali pada varian Omicron.

“Keberhasilan kita menangani varian Delta menjadi kunci sukses dalam pemulihan ekonomi nasional. Semua ini patut diapresiasi karena kerja sama semua pihak, terutama Polri yang patut diapresiasi karena berhasil melakukan dalam pelaksanaan PPKM Darurat/Level, vaksinasi, testing, tracing,” jelas Luhut. (*)

Berita Sebelumnya

Bali Percepat Bebas Karantina Jadi 7 Maret 2022, Ini Alasannya

Berita Selanjutnya

Perpanjang STNK dengan Kartu BPJS Bakal Dilakukan Bertahap

Berita Selanjutnya
Format STNK dan BPKB Bakal Berubah Menyambut Era Kendaraan Listrik

Perpanjang STNK dengan Kartu BPJS Bakal Dilakukan Bertahap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com