Kasus Corona Melonjak, Dua Perusahaan di Batam Diminta Lockdown - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Kasus Corona Melonjak, Dua Perusahaan di Batam Diminta Lockdown

22/Sep/2020 19:31
Ketua Korwil HKI Kepri : Lockdown Bukan Solusi

PT Infineon Technologies Batam. (F: Batamnow/Panahatan)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow – Kasus Corona melonjak di Batam. Akibatnya PT Infineon dan PT Philips diminta di-lockdown selama 14 hari.

Permintaan lockdown itu datang dari Ketua Bidang Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi.

Didi menjelaskan perusahaan di kawasan industri Muka Kuning dan Panbil itu menjadi cluster baru Covid-19 di Batam.

“Kedua perusahaan itu pekerjanya banyak terpapar Covid-19, saya sudah kirim surat rekomendasi agar kedua PT itu di-lockdown sementara,” tegas Didi.

Pantauan BatamNow.com di lokasi, kedua perusahaan itu masih beroperasi.

Sambung Didi, lockdown sementara waktu selama 14 hari ini harus dilakukan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam untuk memutus penyebaran virus di kawasan tersebut.

Data diperoleh BatamNow.com dari Dinkes Kota Batam, sejumlah 63 karyawan di kedua perusahaan itu terpapar.

Jumlah karyawan PT yang terpapar, katanya, akan bertambah jika dihitung lagi dengan karyawan dari PT Philips.

“Karyawan PT. Philips baru dites swab kemarin. Sore nanti hasilnya baru keluar. Saat ini karyawan yang terpapar Covid-19 tersebut sudah dirujuk ke RSKI Galang,” ujarnya.

Didi berharap setiap perusahaan tetap mengedepankan protokol kesehatan, yakni menjaga jarak, mencuci tangan dan menggunakan masker agar penyebaran Covid-19 bisa ditekan,” pungkas Didi.

Rapid Test dan Swab

Senada juga diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam Rudi Sakyakirti, pihak Pemkot Batam saat ini tengah memikirkan pilihan lain, agar penyebaran Covid-19 di dua perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) tersebut tidak mengganggu proses produksi.

“Saat ini pihak perusahaan telah mengambil langkah cepat dengan pelaksaan uji rapid dan swab kepada karyawan dan kontak erat dengan pasien positif sebelumnya,” terang Rudi.

Tidak saja rapid test dan swab, untuk PT Infineon, management juga sudah meminta semua karyawan mereka yang bekerja di bagian office untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Lebih jauh, Rudi mengatakan untuk jumlah karyawan di PT Philips saat ini terdapat 3.300 orang dan PT Infineon sekitar 1.000 orang. (Panahatan)

Berita Sebelumnya

Bukan RDP Kaleng-Kaleng

Berita Selanjutnya

Ketua Korwil HKI Kepri : Lockdown Bukan Solusi

Berita Selanjutnya
Ketua Korwil HKI Kepri : Lockdown Bukan Solusi

Ketua Korwil HKI Kepri : Lockdown Bukan Solusi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com