Ingin Mudik Lebaran Tapi Belum Vaksinasi Booster, Ini Syaratnya - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Ingin Mudik Lebaran Tapi Belum Vaksinasi Booster, Ini Syaratnya

25/Mar/2022 06:48
Satgas: Dokumen Tes Negatif Bukan Jaminan Bebas Covid

Ilustrasi pemeriksaan dokumen. (F: CNN Indonesia/ Thohirin)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Pemerintah mengizinkan masyarakat untuk mudik pada Lebaran Idul Fitri 2022. Namun, izin ini diiringi dengan syarat vaksinasi booster atau vaksinasi dosis ketiga.

Dilansir Kompas, hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam konferensi pers daring pada Rabu (23/03/2022).

“Bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik Lebaran juga dipersilakan. Dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan satu kali booster serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” katanya, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Adapun masyarakat yang belum mendapat vaksinasi booster, tak perlu khawatir. Pasalnya, pemerintah juga tidak melarang untuk melakukan perjalanan mudik asal dengan syarat.

Syarat Mudik Lebaran Jika Belum Booster

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, masyarakat tetap boleh mudik lebaran meski belum divaksin booster.

“Iya, boleh (mudik),” katanya saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (24/03/2022) malam.

Namun berbeda dengan masyarakat booster yang diloloskan begitu saja, masyarakat vaksin dosis pertama dan kedua harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  • Pemudik dengan vaksinasi dosis kedua (dosis lengkap), diwajibkan melampirkan hasil negatif dari tes antigen.
  • Pemudik dengan vaksinasi dosis pertama, diwajibkan melampirkan hasil negatif dari tes PCR (polymerase chain reaction).

Serta syarat yang harus senantiasa dipatuhi seluruh pemudik, yakni tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Sementara mengenai jarak waktu pengambilan sampel untuk tes PCR maupun antigen, Nadia mengatakan masih dalam pembahasan.

“Nanti ini masih dibahas ya, ditunggu final-nya ya,” katanya lagi.

Pemerintah Siapkan Posko Vaksinasi Booster

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menyiapkan pos khusus untuk menggelar vaksinasi booster atau dosis ketiga selama arus mudik lebaran 2022.

Baca Juga:  Freelance Kena Pajak, Bagaimana Cara Menghitung Pajak Penghasilannya?

Jadi, masyarakat yang baru divaksin dosis pertama maupun kedua dapat langsung divaksin booster dalam perjalanan mudiknya.

“Kalau mereka mau di-booster saat itu, nanti dipersiapkan oleh Kemenhub tempat-tempat vaksinasi gratis di fasilitas-fasilitas angkutan umum. Pos-pos vaksinasi akan disediakan di jalur mudik atau lokasi tertentu,” ujar Budi, dikutip dari Kompas.com (24/3/2022).

Kemenhub Buat Aturan Teknis

Menindaklanjuti pernyataan Jokowi soal mudik Lebaran, Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menegaskan akan segera menerbitkan Surat Edaran (SE).

SE tersebut nantinya sebagai rujukan bagi para operator prasarana dan sarana transportasi untuk menjamin pelaksanaan perjalanan luar negeri maupun dalam negeri agar berjalan dengan lancar dan aman dari penyebaran Covid-19.

Adapun petunjuk teknis pelaksanaan di lapangan, Adita menuturkan akan didiskusikan dengan para stakeholders termasuk pihak kepolisian.

“Petunjuk teknis pelaksanaan di lapangan juga akan kami diskusikan dengan para stakeholders termasuk pihak Polri, di antaranya terkait mekanisme pengawasan terhadap ketentuan syarat perjalanan dan penerapan protokol kesehatan di lapangan,” terangnya dalam keterangan resmi, dikutip dari laman Kemenhub (23/03/2022).

Sebagai informasi, hasil survei Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemenhub menunjukkan potensi masyarakat yang akan melakukan mudik mendekati angka 80 juta.

“Potensi masyarakat yang akan melakukan mudik mendekati angka 80 juta jika diberlakukan syarat perjalanan dalam negeri seperti yang ada sekarang, yaitu sudah vaksin dua kali dan tidak dibutuhkan tes antigen atau PCR,” papar Adita. (*)

Berita Sebelumnya

Bos Media Palembang Diancam Air Keras Akibat Berita Korupsi Masjid

Berita Selanjutnya

29 Maret, Pengurus SMSI Cabang dan Perwakilan se-Kepri Dilantik

Berita Selanjutnya
29 Maret, Pengurus SMSI Cabang dan Perwakilan se-Kepri Dilantik

29 Maret, Pengurus SMSI Cabang dan Perwakilan se-Kepri Dilantik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com