35 Persen ASN di RI Kinerjanya Rendah, BKN: Seperti "Kayu Mati" karena Malas - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

35 Persen ASN di RI Kinerjanya Rendah, BKN: Seperti “Kayu Mati” karena Malas

21/Jul/2022 15:33
Ada Lho PNS Hantu! Gaji Dibayar, Orangnya Nihil

Ilustrasi PNS. (F: Edward Ricardo)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, kemampuan atau performa sumber daya manusia (SDM) yang bekerja sebagai pegawai pemerintahan di Indonesia dinilai cukup rendah.

Bima bilang, kinerja aparatur sipil negara (ASN) saat ini masuk kategori deadwood (kayu mati). Artinya, performa dan kinerja ASN tersebut rendah bahkan buruk. Hal tersebut ia ungkapkan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian yang berlangsung secara hybrid, di Batam, Kamis (21/07/2022).

“Jadi yang star, itu hanya 19,82 persen. Bandingkan dengan deadwood ini hampir 35 persen. Jadi ASN di Indonesia itu hampir 35 persennya deadwood. Jadi kita berbicara work class birokrasi, sedangkan SDM-nya seperti itu. Jadi ini paradoks, harus kita segera selesaikan masalah ini. Tentu ini membutuhkan kebijakan yang panjang dan konsisten,” ujar Bima secara virtual.

Empat Ciri Pekerja di ASN

Ia menyebutkan, ada 4 ciri pekerja yakni star (bintang), workhorse (kuda pekerja), trainee, dan deadwood (pekerja kategori pemalas). Untuk kategori pekerja star, lanjut Bima, kompetensi dan performanya tinggi.

“Tapi, kalau seseorang kompetensinya tinggi tapi performanya rendah dia disebut workhorse. Workhorse itu skill full, tapi dia tidak mau bekerja kalau tidak dicambuk. Kuda itu tahu dia harus bekerja, tetapi harus dicambuk,” jelas dia.

Baca Juga:  Covid Batam Tinggal 101 Kasus. Hari Ini Ada 5 Positif Baru, 50 Sembuh dan Nihil Meninggal

Selanjutnya, pekerja yang motivasi dan performa tinggi, tapi kompetensinya rendah dia masuk trainee. “Orang-orang seperti ini perlu dikasih kesempatan untuk memiliki kemampuan,” lanjut Bima.

Sementara posisi terendah adalah deadwood. Bima bilang, apabila pekerja tersebut kompetensi dan kinerjanya sudah rendah akan seperti kayu mati.

ASN S1-S2, Tapi Kompetensinya Rendah

Soal usia PNS di Indonesia, sambungnya, kategori generasi milenial masih minim.

“Jadi yang tua jauh lebih besar daripada yang muda, ini bukan struktur SDM yang sehat. Kalau kita belajar mengenai siklus, maka segitiga itu ada di paling bawah,” ungkap dia.

Mirisnya lagi, kebanyakan ASN di Indonesia meski menempuh jenjang pendidikan tinggi tak menjamin pegawai tersebut memiliki kemampuan.

“Kita masih pegawai walaupun itu S1 atau S2 tapi kompetensinya rendah. Jadi latar belakang pendidikan tidak berkorelasi dengan kompetensi,” ucapnya. (*)

   sumber: Kompas
Berita Sebelumnya

Gubernur Ansar: Peluang Keterwakilan 30 Persen Perempuan di Parlemen Harus Dimaksimalkan

Berita Selanjutnya

Beli Solar Bersubsidi dan Pertalite di Karimun Wajib Pakai Aplikasi MyPertamina

Berita Selanjutnya
BPH Migas Minta Pertamina Monitor dan Amankan Stok. Agustiawan: Sampai Desember Penyaluran BBM Dijamin Terkendali

Beli Solar Bersubsidi dan Pertalite di Karimun Wajib Pakai Aplikasi MyPertamina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com