Ragukan Hasil Autopsi Ulang Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak: Beda dengan Keterangan Tersangka - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Ragukan Hasil Autopsi Ulang Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak: Beda dengan Keterangan Tersangka

by BATAM NOW
23/Agu/2022 17:11
Irjen Ferdy Sambo Tersangka Pembunuh Brigadir J Disebut Terlibat Bisnis Judi dan Narkoba, Pengacara Minta Usut Tuntas

Kolase foto Irjen Pol Ferdy Sambo, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dan Kamaruddin Simanjuntak (kanan) selaku kuasa hukum Brigadir J. (F: ist)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak meragukan hasil autopsi ulang jenazah anak kliennya itu.

“Tersangka atau pelaku sudah menyatakan bahwa korban dianiaya, dijambak dulu. Sementara dokter mengatakan tidak ada penganiayaan. Berarti kan berbeda nih keterangan dokter dengan tersangka kan,” kata Kamaruddin kepada BatamNow.com, Selasa (23/08/2022).

Dibeberkan, lipatan kaki Brigadir J berdarah. “Peluru mana itu yang menyambar kakinya? Ada enggak dijelaskan kakinya kenapa bengkok? Berarti kan peluru mana yang bisa bikin bengkok, kan gitu kalau tidak karena terjadi penganiayaan? Ada enggak dijelaskan kenapa engsel kaki kirinya kenapa berlobang? Berarti kan belum jelas. Berarti kan lebih jelas temuan dokter saya dibandingkan dengan ini,” ujarnya.

Ini, kata Kamaruddin,  diperkuat dengan keterangan dua dokter perwakilan keluarga yang ikut dalam autopsi ulang, di mana mendapati adanya luka selain luka tembak.

Dia bahkan menyarankan dokter forensik tersebut untuk sekolah lagi ke luar negeri supaya pintar.

Baca Juga:  Medco Power dan Kansai Tanda Tangani Nota Kesepahaman Studi Kelayakan Dekarbonasi Pembangkit Listrik di Indonesia

Selain itu, Kamaruddin juga mengkritisi independensi dokter forensik dari Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI). “Kalau independen dia harus serahkan [hasil autopsi ulang] ke saya. Tetapi kalau dia hanya kasih ke penyidik, berarti dia tidak independen, dia dokternya penyidik,” tukasnya.

Sebelumnya, hasil autopsi ulang jenazah Brigadir J telah diungkap ke publik. Dokter forensik menyatakan tidak ada bekas-bekas penganiayaan. Kematian Brigadir J disebut murni karena tembakan.

“Tidak ada luka-luka pada tubuhnya selain luka-luka akibat kekerasan senjata api,” tutur Ketua Umum PDFI Ade Firmansyah Sugiharto dalam keterangannya, di Jakarta, Senin kemarin.

Dia mengatakan, pihaknya sudah bisa memastikan dengan keilmuan forensik yang sebaik-baiknya bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan selain kekerasan senjata api dari tubuh korban, seperti itu. “Hasil pemeriksaan saat autopsi maupun pemeriksaan penunjang dengan pencahayaan dan hasil pemeriksaan mikroskopik sudah dilakukan dan hasilnya demikian,” ujarnya. (RN)

Berita Sebelumnya

Jokowi Buka Suara soal Rencana Kenaikan Harga Pertalite

Berita Selanjutnya

Pengelola Gelper di Batam Diam-diam Pindah Sembunyikan Masif Mesin Diduga Alat Judi. Ada Apa?

Berita Selanjutnya
Sejumlah Arena Diduga Perjudian di Batam Tetiba Tutup Serentak. Buka-Tutup, Ada Apa?

Pengelola Gelper di Batam Diam-diam Pindah Sembunyikan Masif Mesin Diduga Alat Judi. Ada Apa?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com