BatamNow.com – Wakil Ketua II DPRD Kepri Raden Hari Tjahyono (RHT) melakukan audiensi dengan perwakilan dari 145 relawan Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang yang 8 bulan belum dibayarkan uang makannya.
Audiensi itu pada Selasa (13/09/2022) di Masa Kini Warkop, Sukajadi, Kota Batam. Ada 10 perwakilan para relawan RSKI Galang yang datang.
Setelah mendengar kronologis dan permasalahan yang dihadapi para relawan RSKI Galang, Raden Hari berjanji akan membantu mereka.
“Saya coba konfirmasi tadi yang selevel saya yakni Pemerintah Provinsi. Saya telepon Pak Bisri Dinkes, beliau sarankan dibuat pengaduan resmi dari pihak RSKI memberitahukan untuk Pemprov sebagai mediator ke Pemerintah Pusat,” jelas Raden Hari kepada awak media, Selasa (13/09).
Selain itu, kata Raden, dia akan mencoba berkomunikasi dengan DPR RI terkait permasalahan yang mendera para relawan RSKI Galang ini.
“Saya juga akan berusaha sesuai kemampuan saya. Kalau Pemprov tidak bisa, kami coba berkomunikasi dengan DPR RI karena mereka mitranya di sana,” jelas legislator dari Fraksi PKS ini.
Raden Hari mengungkapkan empatinya atas persoalan yang dialami relawan RSKI Galang itu kini.
“Saya juga turut berempati, karena teman-teman ini berjuang ketika masa Covid. Mohon hak-haknya dipenuhi karena mereka sudah berjuang. Apalagi diperpanjang sampai akhir tahun 2022,” harapnya.

Menurut seorang perwakilan relawan, dr Alhamzah, terakhir kali mereka menerima uang makan tersebut untuk periode Desember 2021 yang baru dibayarkan pada April 2022.
“Kalau itu kita masih bisa terima karena dikasih kabar kapan akan dibayar. Tapi untuk uang makan yang sejak awal tahun 2022 ini yang belum ada kepastian kapan pembayarannya,” kata dr Alhamzah ke BatamNow.com, Selasa (13/09).
Untuk langkah selanjutnya, lanjut dia, para relawan akan berdiskusi dahulu atas saran Raden Hari.
“Sebelum mengirimkan surat resmi, kita para relawan akan berdiskusi dahulu,” tukasnya.
Diberitakan, 145 relawan medis dan nonmedis di RSKI Galang belum dibayarkan 8 bulan hak mereka yakni uang makan yang rerata Rp 2-3 juta per bulan.
Terakhir mereka ditransfer uang makan untuk Desember 2021. Menurut relawan, pembayaran ditransfer langsung ke rekening masing-masing. Sepengetahuan mereka, anggarannya dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang adalah mitra Komisi VIII DPR.
Pada Juli 2022, mereka sudah melakukan rapat internal dengan perwakilan BNPB, Mabes TNI dan BPKP dari pusat. Disebutkan juga RSKI Galang tetap standby sampai akhir Desember ini. Namun hingga sekarang, belum ada kepastian kapan pembayaran uang makan mereka yang sejak Januari.
Jumat (09/09), mereka mengirimkan surat ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan telah diterima oleh Sub Bagian Persuratan Kementerian Sekretariat Negara pada Senin (12/09).
BatamNow.com mencoba mengonfirmasi ke BNPB di Jakarta namun tidak merespons.
Sementara Juru Bicara Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan akan melakukan crosscheck dahulu.
“Nanti saya jawab setelah mendapatkan kejelasan update-nya,” ujar Prof Wiku singkat, menjawab konfirmasi BatamNow.com, Selasa (13/09). (D)

