Harga Minyak Dunia Turun Tapi Harga Pertalite Belum? Ini Penjelasan KemenESDM - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Harga Minyak Dunia Turun Tapi Harga Pertalite Belum? Ini Penjelasan KemenESDM

05/Okt/2022 15:04
BPH Migas Minta Pertamina Monitor dan Amankan Stok. Agustiawan: Sampai Desember Penyaluran BBM Dijamin Terkendali

Pengendara sepeda motor mengisi BBM di SPBU COCO, Lubuk Baja. (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Pemerintah belum juga menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite meskipun harga minyak dunia mulai turun.
Sementara harga Pertamax telah diturunkan, misalnya untuk wilayah Kepulauan Riau dari Rp 15.200 ke Rp 14.500 per liter.

Dilansir CNN Indonesia, Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tutuka Ariadji mengatakan harga Pertalite bisa turun jika harga minyak dunia turun drastis. Namun, ia tidak tidak menjelaskan berapa tolok ukur penurunan harga minyak dunia agar Pertalite bisa turun harga.

“Pertalite itu kan harganya memang subsidi dan di bawah harga keekonomian, masih jauh dari harga keekonomiannya. Kalau harga minyak turun banget bisa saja (harga pertalite turun),” jelas Tutuka di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (04/10/2022).

Di sisi lain, pemerintah juga belum merampungkan revisi Perpres 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. Perpres tersebut akan digunakan untuk melakukan pembatasan pembelian Pertalite dan Solar.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan pembatasan pembelian Pertalite dan Solar masih membutuhkan Perpres 191 Tahun 2014 selesai direvisi.

Baca Juga:  Menag Ungkap 18 Ribu Jemaah Umrah RI Siap Berangkat Desember

“Masih (butuh revisi Perpres 191/2014), kan harus ada, segera,” ujarnya.

Sementara itu, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra Talattov mengatakan sebenarnya pemerintah bisa saja menurunkan harga Pertalite di tengah penurunan harga minyak mentah dunia.

Pasalnya, selama ini narasi yang didengungkan adalah kenaikan harga BBM subsidi itu karena harga minyak dunia yang melambung.

“Saya pikir dalam konteks lebih strategis lagi, dalam konteks makro, untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, saya pikir penurunan harga minyak mentah ini semestinya direspons pemerintah dengan menurunkan harga BBM subsidi,” ujarnya, dikutip CNNIndonesia.com.

Menurut Abra, saat pemerintah menurunkan harga Pertalite, maka pemerintah konsisten terhadap kebijakannya sendiri bahwa harga jual BBM subsidi memang didasari oleh pergerakan harga minyak mentah dunia. (*)

Berita Sebelumnya

BRK Syariah Gelar Workshop Diskusi untuk Meningkatkan Peran BPD dalam Dunia Perbankan

Berita Selanjutnya

NasDem Blunder Calonkan Anies, Akan Semakin Banyak Kader Hengkang

Berita Selanjutnya
NasDem Blunder Calonkan Anies, Akan Semakin Banyak Kader Hengkang

NasDem Blunder Calonkan Anies, Akan Semakin Banyak Kader Hengkang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com