BatamNow.com, Jakarta – Penutupan perdagangan bursa saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 18 November 2022, ditandai dengan moncernya saham PT Puri Global Sukses Tbk (PURI). Nilai saham emitem properti tersebut naik 10 poin atau 2,96%, dari Rp338 menjadi Rp348 per lembarnya, dan menghuni zona hijau. Padahal, sehari sebelumnya PURI nangkring di zona merah.
Meski begitu, PURI gagal mencapai nilai saham ideal di minggu ini, di mana pada pembukaan perdagangan, Senin lalu, nilainya sempat Rp354. Dan, masih terbilang jauh dari capaian tertingginya Rp378.
Sementara itu, nilai saham PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) stabil di angka Rp206, sama seperti capaian sehari sebelumnya, bahkan saat pembukaan bursa saham, Senin lalu. Uniknya, bila kemarin, saham PTSN berada di zona hijau, kini dengan nilai saham yang sama, berada di zona merah.
Menurut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas, dalam keterangannya, perbedaan zona pada nilai saham suatu emiten dikarenakan menguatnya Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) pada penutupan Jumat kemarin. “IHSG menguat ditengah pelemahan bursa saham kawasan Asia,” ujarnya.
Seperti diketahui, IHSG ditutup menguat 37,2 poin atau 0,53 persen ke posisi 7.082,18. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,58 poin atau 0,46 persen ke posisi 1.009,5.
Dijelaskan, saat pembukaan perdagangan IHSG mayoritas bergerak di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih terus bergerak di teritori positif sampai penutupan bursa saham.
Disamping itu, penguatan kinerja fundamental masing-masing emiten juga turut mempengaruhi. “Ada kecenderungan para emiten mendorong penguatan kinerja menjelang tutup tahun,” tukasnya. (RN)

