BatamNow.com, Jakarta – Nilai saham emiten asal Batam berkode PURI langsung melesat pada pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (02/01/2023). Dari pengamatan BatamNow.com, tidak tanggung-tanggung, saham milik perusahaan properti PT Puri Global Sukses Tbk itu melesat 10 poin.
Pada penutupan perdagangan saham, Jumat, 30 Desember 2022 lalu, nilai saham PURI berada di angka Rp 228 per lembarnya, kini menjadi Rp 338. Ini menjadi sinyal positif, setidaknya ke depan bisa kembali mencapai angka Rp 344, seperti terjadi pada Selasa, 6 Desember 2022 silam.
Sayangnya, lonjakan saham tidak diikuti emiten lain di Batam PT Sat Nusapersada Tbk, yang justru nilai sahamnya terkoreksi dari Rp 192 pada 30 Desember 2022 menjadi Rp 191 per lembarnya pada penutupan perdagangan awal 2023 ini.
Padahal, emiten berkode PTSN ini pernah mencapai nilai Rp 198 pada Senin, 5 Desember tahun lalu, namun terus tergerus dan di awal tahun ini kembali terkoreksi.
Sementara itu, emiten lainnya PT Winner Nusantara Jaya Tbk berkode WINR, nilai sahamnya belum menunjukkan pergerakan.
Pembukaan perdagangan BEI tahun 2023 ini dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, di Gedung BEI, Jakarta, Senin (02/01) pagi. “Kita juga patut bersyukur bahwa secara umum indeks di tahun 2022 itu mengalami kenaikan 4,1 persen dibandingkan bursa-bursa di negara-negara lain yang mengalami penurunan yang sangat tajam,” kata Jokowi.
Ikut mendampingi Presiden, antara lain, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Inarno Djajadi, Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Lana Soelistianingsih, serta Direktur Utama BEI Iman Rachman.
Jokowi optimistis pertumbuhan Indonesia di tahun 2023 dapat mencatatkan angka di atas 5 persen. Meski begitu, dirinya mengakui, tahun 2023 adalah tahun ujian bagi perekonomian global maupun perekonomian Indonesia. Karena itu, Jokowi meminta semua pihak tetap hati-hati dan waspada.
“Kita semua harus optimistis bahwa kita bisa menyelesaikan tantangan-tantangan yang ada dan bisa mengarungi 2023, tahun ujian, dengan ekonomi yang lebih baik,” serunya. (RN)

