Tetiba Muncul Amphibious Excavator di Waduk Duriangkang - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Tetiba Muncul Amphibious Excavator di Waduk Duriangkang

24/Mar/2023 18:45
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Investigasi kru BatamNow.com di Duriangkang pada Senin (20/03/2023) menyaksikan hamparan eceng gondok “menyelimuti” air permukaan waduk itu.

Namun pada Jumat (24/03) siang, wartawan media ini melihat dua alat berat tengah berada di hamparan gulma eceng gondok waduk itu.

Yang terpantau ada 2 unit alat berat di sisi waduk di samping Jalan S Parman. Tepatnya sebelum bangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tanjung Piayu.

Salah satunya adalah amphibious excavator berwarna dominan kuning. Alat berat itu mengapung di tepi Waduk Duriangkang, mencedok bagian per bagian hamparan eceng gondok sambil sesekali bergeser ke lokasi yang belum dibersihkan.

Amphibious excavator di Waduk Duriangkang, Jumat (24/03/2023). (F: BatamNow)

Selain itu, ada lagi 1 unit alat berat berwarna oranye pekat yang belum diketahui jenis dan fungsinya. Bentuknya terlihat seperti harvester, ditambah teks menuju laman Berky manufaktur asal Jerman yang memproduksi mesin, kendaraan khusus, dan kapal untuk pemeliharaan air. Mesin itu sedang parkir terapung, pada Jumat siang. Tak terlihat operator di atas maupun di dalamnya.

Satu unit alat berat berwarna oranye pekat yang belum diketahui jenis dan fungsinya, namun terlihat seperti harvester eceng gondok, parkir di tepi Waduk Duriangkang. (F: BatamNow)

Eceng gondok yang “dipanen”, ditumpuk di tepian Waduk Duriangkang. Dari arah dalam waduk (samping IPA Tanjung Piayu) memanjang membentuk letter “L” ke tepi Jalan S Parman.

Satu unit amphibious excavator tengah mengeruk eceng gondok di Waduk Duriangkang. Hingga Jumat (24/03/2023) siang, progresnya lihat garis merah pada gambar. (F: BatamNow)

Tak ada orang dari pihak kontraktor pekerjaan itu yang bisa dikonfirmasi di seputaran waduk pada Jumat siang. “Biasanya ada pengawasnya di sini, tapi ini nggak tahu ke mana sekarang,” ujar Simalango, seorang warga yang menyaksikan pembersihan eceng gondok di tepi Waduk Duriangkang.

Nelayan mencari ikan di Waduk Duriangkang, Jumat (24/03/2023). (F: BatamNow)

Seorang warga lainnya menimpali, ia baru pertama kali melihat dilakukan pembersihan eceng gondok di Waduk Duriangkang. “Saya sudah sepuluh tahun tinggal di Piayu, kayaknya ini baru pertama kali. Dulu kalau surut pas kemarau, lokasi eceng gondok ini bisa kita pijak, bawahnya pasir,” katanya.

Baca Juga:  Eceng Gondok Tumbuh Subur di Waduk Duriangkang, Warga: ’Mungkin Belum Saatnya Dipanen’

Dia katakan, sudah beberapa hari belakangan melihat alat berat bekerja “memanen” eceng gondok di Waduk Duriangkang. “Yang saya perhatikan, sepertinya sudah berlangsung dua hari ini,” ucapnya.

Tumpukan eceng gondok dari Waduk Duriangkang yang dicedok menggunakan 1 unit amphibious excavator, Jumat (24/03/2023). (F: BatamNow)

Berita BatamNow.com Jumat (24/03) menurunkan hasil investigasi kondisi Waduk Duriangkang yang ditumbuhi hamparan eceng gondok (Eichhornia crassipes).

Terkait kondisi eceng gondok yang berkecambah itu, redaksi BatamNow.com mengonfirmasi Direktur BU SPAM BP Batam Denny Tondano lewat WhatsApp pada Kamis (23/03).

Namun Denny tak merespons sehingga redaksi memastikan jawaban atas konfirmasi itu pada Jumat (24/03) pertelepon.

Denny menjawab telepon bahwa surat jawaban dari BU SPAM Batam akan dikirimkan lewat Biro Humas BP Batam.

Namun hingga Jumat pukul 18.40, jawaban atas konfirmasi belum didapat redaksi.

Sementara, pada Jumat (24/03) pagi dua unit alat yang disebut di atas, dioperasikan di sana. (red)

Berita tentang kondisi Waduk Duriangkang hasil investigasi BatamNow.com, dapat dibaca di media ini dengan judul “Eceng Gondok Tumbuh Subur di Waduk Duriangkang, Warga: ’Mungkin Belum Saatnya Dipanen’“.

Berita Sebelumnya

Kerawanan Pemilu di Batam Masuk Kategori Sedang, Tetap Harus Diawasi

Berita Selanjutnya

Wamenkeu soal Kemungkinan Pejabat Bea Cukai di Batam (Kepri) Dievaluasi: Kenapa Tidak?

Berita Selanjutnya
Wamenkeu soal Kemungkinan Pejabat Bea Cukai di Batam (Kepri) Dievaluasi: Kenapa Tidak?

Wamenkeu soal Kemungkinan Pejabat Bea Cukai di Batam (Kepri) Dievaluasi: Kenapa Tidak?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com