PAD Jakarta Defisit, DPRD DKI Minta Naik Gaji - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

PAD Jakarta Defisit, DPRD DKI Minta Naik Gaji

by BATAM NOW
30/Nov/2020 17:54
Cek Penerima Banpres UMKM Klik eform.bri.co.id/bpum Semoga Dapat Rp 2,4 Juta

Ilustrasi uang. (F: iStockphoto)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Rakyat sudah menderita di tengah penyebaran Covid-19 ini. Dapat bertahan hidup saja sudah bagus, karena roda perekonomian dan perputaran uang tidak berjalan baik.

Hendaknya para wakil rakyat DKI Jakarta tahan nafsu dulu buat naik gaji. Gaji dan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta sekarang sebesar Rp 129.000.000. Ini malah minta naik menjadi Rp 173.249.250 per bulan. Terdapat kenaikan Rp 44.249.250 atau 26%. Kenaikan yang fantastis dan dapat melukai hati rakyat.

Angka itu terungkap dari Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang disepakati DPRD dan Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Keuangan DKI Jakarta defisit, yang berakibat tunjangan kinerja daerah (TKD) PNS DKI Jakarta saja sudah dipotong 50% tiap bulannya, sedangkan mereka di tengah pandemi Covid-19 ini terus bekerja di garda terdepan melayani rakyat.

Harusnya para anggota dewan dapat berkaca dengan kondisi itu, bukan malah nafsu meminta kenaikan gaji. Bisa membuat rakyat bingung.

Sebagaimana dikatakan Anggota Komisi C DPRD DKI Fraksi Partai NasDem Ahmad Lukman Jupiter, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2020 defisit. Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI menurun hingga 68 persen.

Walaupun saat ini APBD DKI Jakarta yang sedang dibahas dan akan disahkan kurang lebih Rp 80 Triliun, tetap saja tak elok bila para anggota dewan bernafsu menaikkan gajinya di tengah situasi ekonomi rakyat yang sulit.

Seharusnya anggaran tersebut dapat dialokasikan untuk penanganan Covid-19, yang lebih membutuhkan.

Untuk itu Koalisi Peduli Jakarta (KPJ), mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawasi penempatan APBD DKI Jakarta, tahun anggaran 2021 untuk kepentingan rakyat agar tepat sasaran.(*)

Rilis dan Pernyataan Amos Hutauruk Ketua Umum Koalisi Peduli Jakarta (KPJ)

Berita Sebelumnya

19 Orang Pekerja Migran Indonesia Dipulangkan Lewat Batam Center

Berita Selanjutnya

Hakim Membebaskan Putra Siregar, Jaksa Pikir-pikir Dulu

Berita Selanjutnya
Putra Siregar, Pemilik PS Store, Terancam Bui 8 Tahun dan Denda Rp 5 Miliar

Hakim Membebaskan Putra Siregar, Jaksa Pikir-pikir Dulu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com