Walhi Pertanyakan Hak Atas Tanah Rumah Warga Rempang di Tanjung Banun - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Walhi Pertanyakan Hak Atas Tanah Rumah Warga Rempang di Tanjung Banun

10/Jan/2024 11:43
TPKM Purelang Bilang, “Bergerak Setelah Ada yang Mati Dulu”

Warga Pulau Rempang berkumpul di Kampung Pasir Merah, Sembulang, menyuarakan penolakan relokasi/penggeseran kampung mereka, Kamis (28/09/2023). (F: BatamNow)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Groundbreaking rumah contoh warga Rempang, Batam, Kepri, yang dipersiapkan bagi warga yang akan digusur sebagai dampak investasi dari perusahaan asal China Xinyi Group, yang terletak di Tanjung Banun, Batam, dipertanyakan bayak pihak. Ini terkait hak atas tanah lokasi yang akan dibangun yang kabarnya status hukum tanah yang belum jelas.

“Yang paling penting harus dicek apakah ada hak atas tanah atas nama BP Batam di atas tanah tersebut. Karena syarat utama IMB adanya hak atas tanah dan sesuai dengan peruntukan tata ruang,” kata Boy Jerry Even Sembiring, Direktur Eksekutif Daerah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Riau, kepada BatamNow.com, Rabu (10/01/2024).

Menurutnya, kalau itu tidak ada berarti telah terjadi pelanggaran administratif. Pertanyaannya, apakah bisa dikenakan sanksi atau tidak? Melihat jabatan Walikota Batam yang sekaligus Kepala BP Batam ex-officio, rasanya sulit hal itu dilakukan

Dia menilai, rangkap jabatan telah mempersulit penindakan berbagai bentuk pelanggaran yang ada. Karena kedua jabatan (Wali Kota dan Kepala BP Batam) tersebut saling berkaitan. “Berangkat dari logika seperti ini, maka sudah sepatutnya keberadaan BP Batam dievaluasi dan segera dibubarkan,” tegas Even Sembiring.

Baca Juga:  Bahlil Didemo Emak-emak di Tanjung Banun Rempang, Tolak Penggeseran Kampung

Dikatakannya, groundbreaking rumah contoh warga Rempang yang tergusur di daerah Tanjung Banun bisa membuat ketagangan baru.

“Kondisi ini bisa membuat ketegangan baru antara masyarakat Rempang dengan Pemerintah dan BP Batam. Kalau demi investasi semua bisa digesakan, kenapa logika ini tidak dibalik dengan kebijakan, di mana demi rakyat, maka yang harus digesakan terlebih dahulu adalah sertifikasi tanah warga Rempang di tanah leluhurnya, seperti janji Presiden Jokowi saat kampanye Pilpres 2019 lalu,” tukasnya.

Sementara itu, banyak warga masyrakat Pulau Rempang yang kukuh tak mau bergeser sedikit pun dari tanah yang mereka diami selama ini.

Seperti diketahui, warga Rempang yang mayoritas adalah Melayu Tempatan, telah turun-temurun mendiami Pulau Rempang dan Galang sejak tahun 1834. Dengan begitu, tanah di daerah tersebut mutlak milik mereka, sesuai UU Pokok Agraria.

Baca Juga:  Kisah Kampung Tanjung Banun di Pulau Rempang: Lanun, Candu, hingga Proyek Eco-City

Dijadwalkan, hari ini, Rabu (10/01), BP Batam akan melakukan peletakan batu pertama rumah contoh untuk warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City, di kawasan Tanjung Banun.

Sementara itu, hingga berita ini dinaikkan, Kementerian ATR/BPN belum membalas pesan konfirmasi BatamNow.com, yang menanyakan status tanah di Tanjung Banun tersebut. (RN)

Berita Sebelumnya

Atap Bocor di Pelabuhan Domestik Sekupang, Lantai Becek dan Ember Berjejer Menampung Rembesan Air Hujan

Berita Selanjutnya

BP2MI Apresiasi Polresta Barelang Gagalkan Pengiriman 26 Calon PMI Ilegal

Berita Selanjutnya
Menkopolhukam dan BP2MI Dukung Romo Paschal, Sinyal Buruk bagi Wakabinda Kepri

BP2MI Apresiasi Polresta Barelang Gagalkan Pengiriman 26 Calon PMI Ilegal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com