Pesawat Buatan RI Laris Manis: Setelah Afrika, Filipina Pesan - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Pesawat Buatan RI Laris Manis: Setelah Afrika, Filipina Pesan

11/Des/2020 20:32
Pesawat Buatan RI Laris Manis: Setelah Afrika, Filipina Pesan

PT Dirgantara Indonesia ekspor satu pesawat tipe CN235-220 Military Transport ke Nepal untuk Nepalese Army. (F: CNBC Indonesia)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Indonesia bakal melakukan ekspor pesawat, selain CN235 yang sudah dipesan Senegal, Afrika Utara. Kini, negara lain yang memesan produk buatan Indonesia adalah Filipina, yakni untuk pesawat NC212.

Dilansir CNBCIndonesia.com, Direktur Niaga PT Dirgantara Indonesia Ade Yuyu Wahyuna mengungkapkan bahwa kerja sama ini merupakan kelanjutan dari yang sudah terjalin sebelumnya.

“Tahun depan Insya Allah Filipina dia butuh NC212 lanjutan dari kerjasama sebelumnya juga. Sebelumnya sudah deliver 2 unit ke Filipina. Ternyata mereka merasa pas, akhirnya mereka akan memesan kembali. Awalnya tahun 2020 namun karena ada pandemi, geser ke 2021,” katanya kepada CNBC Indonesia, Jumat (11/09/2020).

Pengiriman pesawat sebelumnya terjadi pada tahun 2018 silam, yakni untuk Armed Force Filipina.

“NC 212 disana kebutuhan 6 unit lagi. 2 unit pertama sudah. Jadi total kebutuhan 8 lah,” jelas Ade.

Namun, Ade belum bisa merinci nilai penjualan dari masing-masing pesawat. Saat ini, proses diskusi untuk menemukan spesifikasi yang pas masih terus berjalan. Filipina sebagai klien bisa jadi menginginkan spesifikasi yang lebih tinggi.

“Yang Filipina harus didefinisikan. Dia ada pagunya minta ada semacam integrated logistic support-nya. Jatuhnya jadi berapa saya belum bisa kasih angka satu-satunya dulu,” sebutnya.

Nilainya bisa jadi tidak jauh berbeda dengan pesawat yang dibeli Senegal untuk CN235 yang berkisar Rp 423 miliar. Bukan angka yang kecil, namun nyatanya sudah banyak negara lain yang menggunakan, di antaranya digunakan oleh Thailand untuk Ministry of Agriculture and Cooperatives (MOAC) sementara Vietnam untuk Vietnam Air Force, juga Malaysia, hingga Korea Selatan.

Untuk diketahui, PT DI sudah memproduksi NC212 ini sejak 1976. Kode NC yang dimiliki 212 merupakan kode Nusantara-Casa.(*)

Berita Sebelumnya

Besok Seyogianya Hari Ulang Tahun Sintia Mayang Sari yang Ditemukan Tewas di Empang Punggur

Berita Selanjutnya

Hari Ini Dua Jasad Menghebohkan Batam. Jasad Sintia di Telaga Punggur dan Jasad Heru di Kawasan Bengkong Sadai

Berita Selanjutnya
Hari Ini Dua Jasad Menghebohkan Batam. Jasad Sintia di Telaga Punggur dan Jasad Heru di Kawasan Bengkong Sadai

Hari Ini Dua Jasad Menghebohkan Batam. Jasad Sintia di Telaga Punggur dan Jasad Heru di Kawasan Bengkong Sadai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com