BatamNow.com – Dua jasad di tempat berbeda ditemukan hari ini, Jumat (11/12/2020) di Batam.
Jasad Heru laki-laki berusia 35 tahun itu ditemukan tertelentang di daerah Bengkong Sadai, Jumat (11/12) sekitar pukul 19.30.
Heru yang mandor bangunan itu ditemukan tewas karena luka tusukan di bagian perut di dekat Pertokoan dan Pasar Bengkong Sadai.
Dia disebut ditikam anak buahnya yang diawali pertengkaran, dipicu soal gaji.
Menurut laporan Hendra wartawan BatamNow.com, korban diidentifikasi Polda Kepri terkena luka tusukan hingga robek di bagian perut sepanjang 15 cm, dan kedalaman sekitar 8 sampai 10 cm.
Saat ini, korban sudah berada di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Nongsa guna pemeriksaan medis.
Polisi disebut tengah menangani kasus ini seraya mengejar pelaku.
Sementara Jumat (11/12) siang, jasad Sintia Mayang Sari ditemukan mengapung tertelungkup di Empang Indah di kawasan Telaga Punggur.
Perempuan cilik berusia 11 tahun itu, Kamis (10/12) meninggalkan rumah di Bukit Pelita Indah, blok C5-88 , RT 06/RW 20, Telaga Punggur sekitar pukul 14.00.
Orang tua korban, Suhardin dan Rostian melaporkan kehilangan anak perempuannya sekitar pukul 19.00, Kamis (10/12) malam di Polsek Nongsa.
Namun sekitar pukul 12.00 Jumat (11/12) , jasad Sintia ditemukan beberapa warga di sana tewas mengapung di empang di kawasan Telega Punggur itu.
Kematian Sintia ini menimbulkan berbagai spekulasi di masyarakat Telaga Punggur. Sebab Sintia selama ini tidak pernah pergi bermain sendirian ke empang yang terpaut sekitar 1 Km dari rumahnya.
Kini Polsek Nongsa tengah menyelidiki kematian Sintia yang jasadnya masih berada di RS Bhayangkara di Nongsa guna penyelidikan medis.(*)

