BatamNow.com – Pihak PT Bandara Internasional Batam (BIB) tetap komit mempercepat pembangunan Terminal 2 (T2) Bandara Internasional Hang Nadim sebagai tindak lanjut arahan Kepala BP Batam Muhammad Rudi.
Arahan Muhammad Rudi itu, disampaikan saat peresmian ekspor kepiting bakau ke Shanghai, Cina, dengan penerbangan Garuda Indonesia pada Rabu (31/01/2024) .
Vice President Corporate Secretary PT BIB Aidhil Julian mengatakan pembangunan Terminal 2 akan dikebut, menjawab BatamNow.com, Sabtu (03/02/2024) malam.
“Pembangunan T2 ini akan dikebut dan ditargetkan selesai tepat waktu dengan semua DED yang sudah disetujui maka diharapkan pembangunan T2 akan lebih cepat kendatipun waktu pelaksanaannya diperlukan penyesuaian yang berbeda dengan waktu awal,” tulisnya lewat chat WhatsApp.
Arahan Muhammad Rudi itu, disebut Aidhil Julian, disampaikan saat peresmian ekspor kepiting bakau ke Shanghai, Cina, dengan penerbangan Garuda Indonesia pada Rabu (31/01/2024) .
Pihak BIB juga, lanjutnya, sangat respek dengan konsennya Muhammad Rudi yang juga Wali Kota Batam itu dalam percepatan pengembangan bandara.
Itu bisa dilihat dari pembangunan jalan lima lajur dan bundaran yang mendukung aksesibilitas ke bandara dan dalam rangka akselerasi pembangunan T2.
Dijelaskan, PT BIB selaku Badan Pelaksana KPBU Bandara Hang Nadim terus berupaya keras dalam mewujudkan bandara modern dan berkelas internasional.
Sesuai dengan target waktu yang sudah disepakati, pengerjaannya hingga selesai diperkirakan memakan waktu 35 bulan.
Disebutkan, BIB, kini tengah mempercepat perubahan konsep desain bandara dari konsep awal dengan “Atap 1.000 Kuncup” menjadi lebih fururistik, modern dan luxury dengan tetap mengadopsi kearifan lokal.
Kearifan lokal itu berupa kepak sayap burung elang dan batik serta flora dan fauna khas Kepri.
Misalnya ikan Marlin yang dibalut dalam nuansa modern, futuristik dan luxury sehingga memberikan kesan yang jauh lebih baik.
Aidhil Julian menyebut, Kepala BP Batam Muhammad Rudi pada dasarnya telah memberikan persetujuan atas perubahan konsep desain itu.
Konsep desain baru, jelasnya, sejalan dengan visi Batam menjadi Kota Modern.
Perubahan konsep desain yang fundamental dan menyeluruh, baik eksterior maupun interior ternyata membawa konsekuensi waktu yang cukup besar atas semua desain yang telah disiapkan sebelumnya.
Ditambahkan Aidhil Julian, proses perubahan desain ini melibatkan konsultan desain internasional dari Korea. “Ini juga memakan waktu yang lebih panjang mengingat design yang disajikan benar benar digali dan dikaji secara mendalam sesuai philosopy yang diinginkan,” Aidhil Julian menjelaskan.
Ia juga berjanji bahwa dalam waktu dekat akan segera menghadap Kepala BP Batam guna mendapat persetujuan interior desain baru yang sudah disiapkan serta penentuan langkah selanjutnya memulai pembangunan.
DED Ditargetkan Rampung April-Mei 2024
Ia pun menjelaskan proses persiapan konsep dan desain dengan beberapa tahapan.
Tahapan pembangunan T2 itu setelah konsep desainnya disesaikan maka berlanjut pada penyelesaian Detail Engineering Design (DED).
Itu dimulai pondasi sampai ke atap, dari dinding lantai sampai plafon dan dari semua brand corridor yang akan digunakan dengan kualitasnya, dilakukan perubahan total.
“Saat ini proses pembuatan DED ini yang terus dikebut sehingga diharapkan April atau Mei 2024 bisa dirampungkan,” begitu disampaikan Aidhil Julian.
Yang jelas, sebutnya, pembangunan T2 itu akan dikebut dan ditargetkan selesai tepat waktu dengan semua DED yang sudah disetujui.
Ia harapkan pembangunan T2 akan lebih cepat, kendatipun waktu pelaksanaannya diperlukan penyesuaian yang berbeda dengan waktu awal.
“Target Kepala BP Batam untuk mengusahakan semua infrastruktur dapat selesai dalam waktu bersamaan hal itu menjadi tugas pokok BIB untuk mewujudkannya,”sebut Aidhil Julian.
Selain membangun fisik bandara, Aidhil Julian menjelaskan bahwa PT BIB juga terus mengupayakan pengembangan penerbangan baik domestik maupun internasional.
Antara lain penerbangan Batam-Kunming China mulai 21 Jan 2024 serta menyusul segera penerbangan Batam-Kuala Lumpur mulai 17 Februari 2024.
Ada lagi berita gembira dari pemerintah Indonesia dan Korea yang baru saja menyepakati hak angkut antarnegara khususnya penerbangan langsung Batam-Korea 7 kali seminggu.
Selama ini, sebutnya, penerbangan langsung dari Korea ke Batam baru dijalankan dengan charter flight.
Jaringan penerbangan domestik juga segera bertambah dengan pembukaan Balikpapan, Pangkal Pinang dan Jambi pada Maret 2024.
Rute internasional lainnya juga sedang diusahakan ke Thailand, Vietnam dan kota lain di Cina dan ASEAN.
BIB konsisten terhadap pelaksanaan pengembangan Hang Nadim yang secara berkelanjutan sedang bertransformasi menjadi “The Next Level Airport” yang setara di kawasan.
Bagi BIB pertumbuhan ini harus dibarengi dengan pengembangan ekosistem bisnis yang saat ini terus dilakukan sinkronisasi sehingga pengembangan bandara tidak hanya akan fokus pada penyediaan fisik namun juga kepada market sehingga tercipta supply dan demand sesuai keekonomian pasar. (Aman/D)

