Rakornas Dukcapil 2024: Percepat Transformasi Digital untuk Pelayanan Publik - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Rakornas Dukcapil 2024: Percepat Transformasi Digital untuk Pelayanan Publik

28/Feb/2024 07:36
Rakornas Dukcapil 2024: Percepat Transformasi Digital untuk Pelayanan Publik
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian didampingi Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) 2024 yang diadakan di Hotel Harmoni One, Batam Center, (27/02/2024) malam.

Dalam kesempatannya menyampaikan kata sambutan, Mendagri mengutarakan rasa bahagianya karena dapat kembali hadir di Provinsi Kepri.

“Hadir ke Provinsi Kepri serasa sedang pulang ke kampung, karena jalannya yang bebas macet dan suasananya yang adem dan penuh dengan tempat wisata heritage,” ucap Menteri Tito.

Kemudian Mendagri menyampaikan urgensi Rakornas Dukcapil. Ia menegaskan betapa pentingnya keberadaan Dukcapil di Indonesia.

“Dukcapil adalah satu-satunya lembaga yang memiliki data kependudukan terlengkap, sehingga menjadikan dukcapil sebagai salah satu lembaga yang terpenting keberadaannya di Indonesia,” katanya.

Ia mencontohkan beberapa kementerian dan lembaga negara lainnya yang bergantung kepada data Dukcapil sebagai dasar kebijakan.

“Seperti Kementerian Keuangan menjadikan data milik Dukcapil untuk menyeragamkan NPWP, Kepolisian untuk menerbitkan SIM dan SKCK memakai data Dukcapil, yang tak kita lupa ketika terjadi Covid Kementerian Kesehatan melakukan tracking dengan memakai data milik Dukcapil,” ujar Menteri Tito.

 

1 of 4
- +

Sementara itu dalam sambutannya sebagai tuan rumah, Gubernur Ansar menyampaikan beberapa kemajuan yang telah diraih Provinsi Kepulauan Riau terutama yang berkaitan dengan Kependudukan dan Catatan Sipil, sekaligus menyampaikan apresiasi atas kerja keras dukcapil dalam melayani publik.

“Dukcapil merupakan lembaga yang erat kaitannya dalam kemajuan Kepri, karena dengan data yang didapat dari Dukcapil, Pemerintah Daerah khususnya Kepri dapat menentukan arah kebijakan yang akan diambil untuk menentukan arah pembangunan dan program yang sesuai dengan penduduk di Kepri,” ucap Gubernur Ansar.

Ia pun mengatakan, data Dukcapil berpengaruh besar pada capaian-capaian indikator makro di provinsi dijuluki Negeri Segantang Lada ini.

Baca Juga:  BRK Syariah Raih 2 Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2024

“Sebagaimana kemajuan Indeks Pembangunan Manusia di Kepri yang menempati urutan Terbaik Ketiga Nasional dan Terbaik Pertama di Sumatera, hal itu tidaklah mungkin dapat diraih Provinsi Kepri jika tanpa ada bantuan data yg sesuai dari Dukcapil,” sambung Gubernur Ansar.

Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menyatakan tema Rakornas Dukcapil yaitu “Peran IKD Mendukung Percepatan Transformasi Digital Untuk Pelayanan Publik” sangat relevan dan strategis bila dikaitkan digitalisasi yang diterapkan Ditjen Dukcapil sejak 2019.

“Ditandai dengan Dukcapil-Go-Digital dan Digital-Signature (D-Sign), Layanan Cetak Berbasis Kertas Putih, Layanan Cetak Mandiri, Anjungan Dukcapil Mandiri serta lompatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) saat ini,” kata Dirjen Teguh.

Pemerintah pun terus melakukan konsolidasi antara lain membangun penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan menerbitkan tiga Peraturan Presiden (Perpres), yaitu: Perpres No. 95 Tahun 2018 tentang SPBE; Perpres No. 132 Tahun 2022 tentang Arsitektur SPBE; dan Perpres No. 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional.

Salah satu yang dibahas di regulasi ini adalah percepatan kehadiran 9 layanan SPBE Prioritas, yaitu layanan terintegrasi masing-masing di bidang administrasi kependudukan, bidang pendidikan, layanan kesehatan, layanan bansos, transaksi keuangan negara, administrasi pemerintahan, layanan portal pelayanan publik, layanan Satu Data Indonesia, dan layanan kepolisian yang terintegrasi.

Dengan demikian, pelayanan publik tidak lagi berorientasi pada pendekatan instansi (government centric) seperti pada masa lalu.

Indonesia bakal memasuki era baru pelayanan publik yang terintegrasi, Single Sign On (SSO), efisien, efektif, berbasis kebutuhan masyarakat (citizen centric) dalam satu portal nasional terintegrasi.

Hadir dalam Rakornas itu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Pj Walikota Tanjungpinang Hasan, Bupati Anambas Abdul Haris, Bupati Natuna Wan Siswandi, Bupati Lingga M Nizar, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Sekdakab Bintan Ronny Kartika, serta jajaran Forkopimda Kepri. (adv)

Berita Sebelumnya

Polda Kepri Tunggu Hasil Pendalaman Bea dan Cukai di Penyidikan Kasus Mikol Seludupan

Berita Selanjutnya

Gubernur Kepri Minta Pemko Batam Evaluasi Kenaikan Tarif Parkir, Picu Inflasi di 3,38 Persen

Berita Selanjutnya
Hari Ini Rerata Jukir dengan Karcis, Selama Ini Tidak

Gubernur Kepri Minta Pemko Batam Evaluasi Kenaikan Tarif Parkir, Picu Inflasi di 3,38 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2024 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2024 BatamNow.com