RI Punya 3 Juta Dosis Vaksin Sinovac, Efikasi Belum Keluar - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

RI Punya 3 Juta Dosis Vaksin Sinovac, Efikasi Belum Keluar

by BATAM NOW
01/Jan/2021 09:27
Mengapa Manusia Memerlukan Vaksin COVID-19 untuk Melawan Virus Corona?

Kandidat vaksin Sinovac Biotech LTD untuk virus Covid-19. (F: AFP)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com, Jakarta – Indonesia kini punya 3 juta dosis vaksin Covid-19 China buatan Sinovac yang bakal disuntikkan dalam waktu dekat.

Dilansir CNNIndonesia.com, total 3 juta vaksin Corona Sinovac itu didatangkan dalam dua kali pengiriman, pertama pada 6 Desember lalu sebanyak 1,2 juta dosis, dan pada 31 Desember kemarin sebanyak 1,8 juta dosis.

Namun, hingga saat ini Sinovac belum memberikan klaim efikasi atau keampuhan melawan virus Sars-CoV-2 penyebab Covid-19. Padahal uji klinis fase III telah usai di beberapa negara, tapi nilai efikasi vaksin Covid-19 itu masih belum resmi diumumkan.

Selain itu, izin penggunaan darurat (EUA) Sinovac di Indonesia juga belum keluar. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito sebelumnya mengatakan akan mempercepat proses pemberian EUA Sinovac untuk vaksinasi di Indonesia.

“Saya kira pemberian EUA ini juga akan melalui proses percepatan, namun tetap aspek manfaat yang akan didapatkan lebih tinggi dari aspek risiko yang ada,” kata Penny dalam konferensi pers, Rabu (30/12/2020) lalu.

Uji klinis fase III vaksin Sinovac di Bandung, Indonesia baru akan selesai pada Mei 2021. Tim uji klinis Sinovac di Bandung akan memberikan data 3 bulanan setelah vaksin diberikan dalam dual dose.

Data tersebut rencananya akan diberikan kepada BPOM pada pekan awal Januari ini. Data itu lah yang menjadi acuan BPOM untuk memberikan EUA Sinovac.

“Untuk EUA ini data boleh dengan periode pengamatan 3 bulan terakhir dan bukan enam bulan,” kata Jubir Vaksinasi Covid-19 dari BPOM, Lucia Rizka Andalusia.

Kementerian Kesehatan juga telah mengeluarkan daftar prioritas vaksinasi Covid-19. Prioritas pertama adalah tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, penunjang fasilitas pelayanan kesehatan, serta TNI/Polri.

Daftar prioritas tersebut ada dalam Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 84 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Covid-19.(*)

Berita Sebelumnya

Pasokan Premium dan Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU di Batam. Masyarakat: Pertamina Bohong Besar

Berita Selanjutnya

Idham Azis Keluarkan Maklumat, Larang Aktivitas dan Penggunaan Atribut FPI

Berita Selanjutnya
Alasan Idham Azis Copot Kapolda Metro dan Kapolda Jabar: Tak Laksanakan Perintah

Idham Azis Keluarkan Maklumat, Larang Aktivitas dan Penggunaan Atribut FPI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com