Anggota DPRD Provinsi Kepri Angkat Bicara Meroketnya Tagihan Air di Batam - BatamNow.com Verifikasi
BatamNow.com
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional
No Result
View All Result
BatamNow.com

Anggota DPRD Provinsi Kepri Angkat Bicara Meroketnya Tagihan Air di Batam

by Panahatan
06/Jan/2021 09:40
Anggota DPRD Provinsi Kepri Angkat Bicara Meroketnya Tagihan Air di Batam

Anggota DPRD Provinsi Kepri Asmin Patros (kiri), Rudi Chua (tengah) dan Sahat Sianturi (kanan). (F: ist)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke Facebook

BatamNow.com – Kondisi ekonomi yang kian sulit dan mendera warga Batam di masa pandemi Covid-19, tidak membuat pengelola air minum di sini turut prihatin.

Hal itu terlihat dari amburadulnya layanan tagihan air oleh pengelola Sistem Peyediaan Air Minum (SPAM) di Batam.

Terkait keresahan warga yang memuncak itu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri, Sahat Sianturi ikut gerah dan angkat bicara.

Sahat menduga ada kongkalikong di balik pengelolaan air SPAM sehingga berdampak pada tagihan air yang melonjak hingga ribuan persen.

Ia menyarankan sebaiknya konsumen membentuk forum dan melaporkan ke kejaksaan dengan bukti yang sudah ada.

Dia katakan harus diketahui apa penyebab kenaikan tagihan, apakah karena sistem atau perbuatan oknum?

Kasus ini, tambahnya, harus diusut karena telah menyengsarakan rakyat yang sedang berpeluh menyambung hidup di tengah pandemi.

Kejadian ini sudah sering terjadi.

Pengelolanya harus bertanggung jawab secara hukum.

Sebagai anggota DPRD Provinsi, Sahat tidak pernah mentolerir munculnya tagihan melonjak tinggi kepada konsumen, tanpa sebab.

“Sebetulnya ada apa dengan perusahaan pengelola air sekarang? Apakah perusahaan itu mampu mengelola?” kata Sahat.

Demikian juga oleh Asmin Patros. Anggota DPRD Provinsi Kepri daerah pemilihan (Dapil) IV Batam ini juga mengatakan bahwa kenaikan tagihan air yang meroket, harus ada penjelasannya.

Seharusnya,ucap Asmin, PT Moya Indonesia dalam pengelolaan masa transisi ini menyediakan layanan yang baik.

Apalagi jika PT Moya juga berkeinginan untuk melanjutkan pengelolaan pasca masa transisi. Maka seharusnya mereka memberikan pelayanan yang profesional.

Berdasarkan laporan masyarakat, saya juga akan membawakan masalah ini ke Komisi II, untuk segera ditindaklanjuti.

“Kami akan memanggil PT Moya untuk meminta penjelasan tentang terjadinya kenaikan tagihan air ini,” ujarnya

Demikian juga Rudi Chua yang lebih awal mengkritisi kesalahan pihak pengelola air, BP Batam maupun PT Moya.

Rudi Chua meminta agar pelaku kesalahan ini ditindak tegas. Dia katakan, human error maupun system error harus ditindak agar ada efek jera.

Masayarakat, kata dia, sudah berulang disuguhi akrobat tak lucu ini. Jadi mesti ada tindakan karena konsumen sudah resah.(Panahatan)


Form Pengaduan Konsumen Air
[ninja_form id=6]

Berita Sebelumnya

Jack Ma dan Sederet Pengusaha yang Hilang Usai Kritik Pemerintah China

Berita Selanjutnya

Ahli Ungkap Soal Sel Babi dalam Vaksin

Berita Selanjutnya
Harga Vaksin Corona di RI Diproyeksi Rp 72.500 per Dosis

Ahli Ungkap Soal Sel Babi dalam Vaksin

Comments 2

  1. Rospita says:
    5 tahun ago

    Semoga kedepan nya lebih baik lagi

    Balas
  2. Suriyanto says:
    5 tahun ago

    Tagihan naik yg tidak wajar

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recipe Rating




iklan BRK
iklan PLN
@batamnow

BatamNow.com

© 2021-2026 BatamNow.com

  • Kode Etik Jurnalistik
  • Peraturan Dewan Pers
  • Redaksi
  • Kontak

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Pilihan Editor
  • Akal Sehat
  • Opini
  • Wawancara
  • Politik
  • Ekonomi
  • Internasional

© 2021-2026 BatamNow.com