BatamNow.com, Jakarta – Bukan hanya judi online, tapi judi darat atau judi offline juga harus diberantas, sudah “kata” Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Perjudian darat Batam diduga keras makin marak dipicu beberapa arena perjudian tersedia di beberapa sudut kota ini, seperti judi bola, tebak nomor bola pingpong, kasino, sie jie, dan lainnya.
Padahal salah satu target Asta Cita Presiden Probowo-Gibran, judi online (judol) dan judi darat harus diberantas.
Penelusuran BatamNow.com dan pun sudah menjadi rahasia umum bahwa perjudian darat di Batam, terjadi di beberapa lokasi.
Selain puluhan arena gelanggang permainan (gelper) yang patut diduga sebagai arena judi, kini beberapa arena judi bola pingpong marak di beberapa hotel, club malam dan tempat karaoke.

Teranyar, dugaan tiga arena perjudian sekelas kasino beroperasi di tiga lokasi perjudian di Batam.
Di arena judi itu jenis judinya, antara lain judi rolet dan baccarat seperti di kasino luar negeri.
Arena kasino sejenis itu pernah digerebek aparat baju hijau tahun 2023 lalu, namun kini muncul lagi.
Lain lagi jenis judi tebak angka yang dinamai sie jie. Judi tebak nomor yang sudah klasik dan melegenda di Kepri, khususnya Batam.
Kupon-kupon sie jie atau judi klasik itu dapat dibeli dengan mudah yang menebar diberbagai tempat dari para agennya. Ada juga yang dipesan lewat online dan media sosial.
Judi sie jie diadopsi dari judi tebak nomor resmi di Singapura dan Malaysia, Hongkong dan lainnya.
Di Singapura disebut 4D Game, lalu diadopsi para bandar di Indonesia, Batam khususnya.
Besar dugaan bandar besar di balik judi sie jie di Batam dua konglomerat di sini yang memiliki kawasan komersil ternama.
Keduanya memiliki hotel bintang 4 dan bisnis lainnya termasuk dugaan pengoplosan minuman keras impor.
Mereka juga diduga keras terlibat di salah satu dari 3 arena kasino yang kini tengah beroperasi di Batam.
Wartawan media ini, tak diperbolehkan penjaga pintu masuk di 3 arena kasino itu. “Tidak boleh masuk, kecuali sudah deposit lebih awal, dan WNI dibatasi,” kata beberapa petugas di hotel tempat arena kasino di Sei Jodoh, Batam.
Diduga tiga arena kasino itu masing-masing di tiga lokasi berbeda, yakni di Sei Jodoh, dan di Nagoya.
Sementara puluhan arena gelper dan judi bola pingpong yang diklaim memiliki izin usaha dari Pemprov Kepri dan Pemko Batam, diduga keras melanggar ketentuan, Perwako Nomor No 11 Tahun 2022, tentang jam operasional.
Investigasi wartawan media ini, jam operasional arena gelper rerata hingga 24 jam sehari, meski menurut Perwako Batam No 11 Tahun 2023, hanya dibolehkan mulai pukul 10.00 sampai pukul 24.00 WIB.
Diperkirkan miliaran rupiah cuan pelaku usaha di semua arena gelper dan judi bola pingpong, setiap hari. Belum judi lainnya.
Selain itu, diduga keras nyaris semua arena usaha gelper tidak tuntas membayar pajak daerah sebesar 40 persen sesuai dengan Perda Kota Batam No 1 Tahun 2024 tentang pajak dan retribusi daerah.
Jenis usaha gelper di Batam pernah ditutup total hampir 6 bulan di saat mencuat kasus Ferdy Sambo pada Juni 2022.
Saat itu mencuat tudingan para oknum jenderal membekingi judi secara nasional dengan diagram Konsorsium 303.
Namun begitu redup kasus Ferdy Sambo, dugaan aktivitas ilegal perjudian marak lagi di Batam.
Kepala Bapenda Kota Batam yang dikonfirmasi BatamNow.com, terkait realisasi penerimaan pajak hiburan selama tahun 2024, khsusunya dari arena gelper, tak direspons.
Jenis usaha gelper masuk kategori usaha hiburan.
BatamNow.com yang mencoba mengkonfirmasi para pelaku usaha hiburan, baik arena gelper dan bola tebak nomor pingpong selalu tak ada di tempat.
“Bos mana pernah ada di sini, kami hanya pekerja aja bang, ngga tahu di mana pemiliknya,” jawab para pekerja di arena gelper dan bola pingpong.
Baik jajaran Polda Kepri maupun Polresta Barelang di Batam, beberapa kali dikonfirmasi BatamNow.com, tak merespons. (tim)

