BatamNow.com – Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesi (FSPMI) Kota Batam mengucapkan selamat kepada Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra sebagai Wali Kota (Wako) dan Wakil Wali Kota (Wawako) Batam periode 2025 – 2030.
“Kami mendukung Wako dan Wawako terpilih untuk menjalankan roda Pemerintahan yang baik dan benar sesuai undang-undang adalah pemerintahan yang bersih, transparan, dan efisien, serta bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Pemerintahan yang baik juga harus memberikan pelayanan yang tepat waktu dan sesuai dengan standar pelayanan,” kata Ketua FSPMI Batam Yafet Ramon, Jumat (07/02/2025).
Ia juga berharap, di kepemimpinan Amsakar-Li Claudia nanti akan terjalin sinergi yang baik antara pemerintah dengan buruh.
“Dan besar harapan kami adalah sinergi antara pemerintah dan buruh bisa terjalin dengan baik ke depannya,” kata Yafet Ramon.

Ia menjelaskan, UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan telah mengatur asas-asas umum pemerintahan yang baik (AUPB).
“AUPB merupakan prinsip yang digunakan sebagai acuan dalam mengeluarkan keputusan dan tindakan oleh pejabat pemerintahan,” ucapnya.
Dirincikannya, beberapa asas umum pemerintahan yang baik, di antaranya:
- Asas ketidakberpihakan
- Asas keterbukaan
- Asas pelayanan yang baik
- Asas kepastian hukum
- Asas kemanfaatan
- Asas kecermatan
- Asas tidak menyalahgunakan kewenangan
- Asas kepentingan umum.
KPU Kota Batam resmi menetapkan Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra sebagai Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam terpilih, lewat rapat pleno terbuka pada Kamis (06/02/2025).
Penetapan ini berdasarkan Keputusan KPU Kota Batam Nomor 04 Tahun 2025 tentang Penetapan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam Terpilih Tahun 2024.
Penetapan dilakukan usai Mahkamah Konstitusi (MK) RI memutuskan tidak dapat menerima gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) dimohon pasangan Nuryanto-Hardi Selamat Hood.
Nuryanto dan Hardi juga hadir dalam rapat pleno terbuka itu.
Menurut Ketua KPU Batam Mawardi, Amsakar dan Li Claudia akan dilantik bersama kepala daerah terpilih lainnya pada 20 Februari 2025, di Istana Negara, Jakarta. (D)

